November 5, 2026

Diduga Salah Paham di Tengah Konflik, Mobil Personel Brimob Dibakar di Kwamki Narama

IMG-20261031-WA0022

TIMIKA, Putrabhayangkara.id — Sebuah mobil pribadi milik personel Satuan Brimob Polda Papua Tengah dibakar warga di kawasan Pos 1 pintu masuk Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (30/10/2026) malam. Peristiwa tersebut diduga dipicu kesalahpahaman setelah warga mencurigai kendaraan yang melintas di tengah konflik antarkelompok masyarakat.

Kendaraan yang terbakar merupakan satu unit Toyota Agya berwarna putih dengan nomor polisi PT 1802 AA milik Bharada Muh. Muhktamar Irwan, personel Subden Gegana Sat Brimob Polda Papua Tengah. Berdasarkan informasi sementara, dua personel Brimob tersebut sebelumnya mengisi bahan bakar di kawasan SP 3 sekitar pukul 18.30 WIT sebelum melanjutkan perjalanan menuju Timika.

Saat melintasi wilayah Kelompok Niwigalen, kendaraan tersebut diduga dihadang warga yang mencurigai pengemudinya berasal dari kelompok lawan. Situasi kemudian memanas ketika warga mengarahkan panah ke kendaraan. Pengemudi berusaha meninggalkan lokasi menuju wilayah Kelompok Dang, namun kendaraan sempat dilempari batu. Warga yang melihat mobil melintas kemudian melakukan pengejaran hingga ke Pos 1 dan membakar kendaraan tersebut.

Merespons kejadian itu, personel gabungan dari Sat Samapta, Brimob Batalyon B, dan Sat Intelkam Polres Mimika bergerak menuju Pos Sekat Kwamki Narama. Wakapolres Mimika bersama Kabag Ops memimpin pengamanan awal dan penyisiran di sekitar Kios Panjang serta sejumlah jalur di wilayah Kwamki Narama. Kapolres Mimika tiba sekitar pukul 18.55 WIT dan memimpin apel sebelum mengarahkan personel melakukan penyisiran lanjutan.

Setelah melakukan pengamanan di sejumlah titik, personel gabungan kembali ke Mako Polsek Kwamki Narama sekitar pukul 20.30 WIT. Apel konsolidasi dilaksanakan pada pukul 21.38 WIT sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan pengamanan. Hingga pukul 22.00 WIT, situasi keamanan di wilayah tersebut dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali.

Hingga kini, tujuan kendaraan melintasi wilayah yang sedang mengalami konflik serta rangkaian peristiwa pembakaran masih menjadi perhatian aparat. Dugaan sementara, kejadian tersebut dipicu kesalahpahaman warga dalam mengidentifikasi kendaraan sebagai bagian dari kelompok lawan. Aparat gabungan terus melakukan pemantauan dan pengamanan guna mencegah aksi susulan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Distrik Kwamki Narama tetap kondusif.

MPB ABIRAYANTI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *