November 5, 2026

Pasien Jantung Tak Lagi Harus Selalu Dirujuk ke Medan, RSUD Tarutung Berhasil Pasang Ring Jantung

IMG-20261105-WA0073

TAPANULI UTARA – Putrabhayangkara. id Kamis 05 November 2026.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung mencatat perkembangan penting dalam pelayanan kesehatan setelah berhasil melaksanakan tindakan pemasangan ring jantung (stent) kepada pasien pertama melalui layanan kardiovaskular intervensi non-bedah, Kamis (5/11/2026).

Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam memperluas akses pelayanan kesehatan spesialistik sehingga masyarakat dapat memperoleh penanganan penyakit jantung lebih dekat tanpa harus selalu menjalani rujukan ke rumah sakit di luar daerah.

Kegiatan proctoring layanan tersebut dihadiri Bupati Tapanuli Utara, Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama Direktur RSUD Tarutung, dr. Bobby Simanjuntak. Turut hadir Direktur RSUP H. Adam Malik Medan, dr. Zainal Safri, Sp.PD-KKV, serta Direktur Pelayanan Klinis Kementerian Kesehatan RI, dr. Obrin Parulian Marpaung.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa peningkatan pelayanan kesehatan harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia menyebut Tapanuli Utara selama ini menjadi salah satu daerah dengan jumlah rujukan kasus Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU) yang tinggi ke RSUP H. Adam Malik Medan.

Dengan beroperasinya fasilitas Cathlab (Catheterization Laboratory) di RSUD Tarutung, yang diresmikan pada 18 Juni 2026, pemerintah daerah berharap penanganan kegawatdaruratan jantung dapat dilakukan lebih cepat di tingkat daerah.

Bupati juga mengingatkan tenaga kesehatan agar menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang ramah, cepat, dan profesional.

“Kepercayaan masyarakat ini kita jaga bersama. Kepercayaan itu dimulai dari keramahan dan kualitas pelayanan dari nakes kita,” tegasnya.

Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan dan RSUP H. Adam Malik Medan atas dukungan serta pendampingan dalam pengembangan layanan kardiovaskular. Pemkab Taput juga menyatakan kesiapan mendukung penempatan dokter spesialis dan usulan revitalisasi infrastruktur rumah sakit.

Sementara itu, Direktur Pelayanan Klinis Kemenkes RI, dr. Obrin Parulian Marpaung, menjelaskan bahwa penyakit jantung, stroke, ginjal, serta kematian ibu dan anak menjadi fokus pelayanan kesehatan prioritas nasional.

Direktur RSUP H. Adam Malik Medan, dr. Zainal Safri, juga mengapresiasi komitmen Pemkab Taput dalam mengembangkan fasilitas pelayanan jantung di RSUD Tarutung.

Keberhasilan tindakan pertama ini diharapkan memperkuat layanan rujukan regional sekaligus membantu mengurangi beban rumah sakit rujukan di Medan. Namun, keberlanjutan layanan tetap membutuhkan kesiapan tenaga spesialis, peralatan, dan mutu pelayanan yang konsisten demi keselamatan pasien.

Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *