September 26, 2026

Video Dugaan Bendera Merah Putih Terbalik di Lanal Nabire Viral, TNI AL Pastikan produk AI

IMG-20260331-WA0024

Nabire, 31 Maret 2026 — Sebuah video yang memperlihatkan dugaan penaikan bendera Merah Putih dalam kondisi terbalik di lingkungan Pangkalan TNI AL (Lanal) Nabire viral di media sosial dan memicu perhatian publik. Video tersebut beredar melalui platform Facebook setelah diunggah oleh akun bernama Idon Bahabol, sehingga menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat.

Dalam tayangan itu terlihat bendera dengan posisi warna putih berada di atas dan merah di bawah. Narasi yang menyertai video tersebut menyebutkan adanya kesalahan dalam pelaksanaan penaikan bendera oleh pihak Lanal Nabire, yang kemudian memicu beragam komentar dan spekulasi di ruang publik.

Menanggapi hal tersebut, pihak Lanal Nabire segera melakukan pengecekan internal secara menyeluruh guna memastikan kebenaran informasi yang beredar. Pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh personel divisi jaga yang bertugas pada waktu kejadian sebagaimana yang ditampilkan dalam video tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya kesalahan dalam pelaksanaan penaikan maupun penurunan bendera di lingkungan markas. Petugas jaga memastikan seluruh prosedur telah dilaksanakan sesuai ketentuan tata upacara militer, dan personel yang bertugas juga menyatakan tidak pernah melakukan kesalahan seperti yang ditampilkan dalam video.

Keterangan warga sekitar turut memperkuat hasil pemeriksaan. Salah satunya Lidya, warga yang rumahnya berhadapan langsung dengan kawasan Lanal Nabire, mengaku tidak pernah melihat adanya kejadian penaikan bendera dalam kondisi terbalik. Ia menegaskan bahwa aktivitas di lingkungan tersebut selama ini berjalan normal dan sesuai prosedur.

Dalam penelusuran lanjutan, pihak Lanal Nabire menemukan watermark bertuliskan “Info AI” pada video yang beredar. Hasil analisa menyimpulkan bahwa konten tersebut terindikasi merupakan hasil rekayasa menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Perwakilan Lanal Nabire, Mayor (Mar) Husen, menegaskan video tersebut tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. Pihaknya kini mendalami motif penyebaran, berencana memanggil pemilik akun untuk klarifikasi, serta menyiapkan laporan resmi kepada kepolisian.

MPB ABIRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *