Tiga Serangkai Berhasil Kawal Aspirasi IPMADO di Nabire Aman dan kondusif
Nabire,Putrabhayangkara.id — Aparat gabungan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, dan unsur pemerintah daerah mengawal jalannya dua agenda penyampaian aspirasi masyarakat di Nabire pada Senin 11/5/2026. Pengamanan dipimpin langsung Kapolres Samuel D. Tatiratu, Dandim 1705 Nabire Dwi Palwanto Tirta Mentari, serta Danlanal Guntur Prastyawan.
Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu menjelaskan, pada hari itu terdapat dua agenda aksi yang berhasil dilalui dengan aman. Aksi pertama berlangsung di kantor DPRP Papua Tengah yang digelar Forum Masyarakat Peduli Nabire. Kegiatan tersebut berlangsung lebih dari dua jam dan berjalan tertib. Setelah itu, penyampaian aspirasi dilanjutkan oleh kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan IPMADO.
Sebelumnya, massa aksi sempat tersebar di lima titik berbeda. Namun setelah dilakukan koordinasi, sebagian besar massa membubarkan diri dan berkumpul di kawasan Pasar Karang. Di lokasi itu aparat melakukan dialog cukup panjang dengan para koordinator lapangan agar tidak terjadi pertemuan antara kelompok massa yang berbeda yang berpotensi menimbulkan gesekan di lapangan.
Kapolres bersama Dandim, Danlanal, personel TNI-Polri, Brimob, serta Satpol PP kemudian memberikan arahan kepada para peserta aksi. Hasilnya, massa dari berbagai titik tidak melakukan long march. Dengan mempertimbangkan situasi keamanan, massa yang berada di Pasar Karang diarahkan menuju kantor DPRP Papua Tengah. Selama perjalanan hingga penyampaian aspirasi berlangsung, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Menurut Kapolres, keputusan untuk tidak mengizinkan long march dari seluruh titik diambil demi menghindari kemacetan, gangguan aktivitas masyarakat, serta risiko kecelakaan lalu lintas di dalam kota. Untuk mendukung kelancaran mobilisasi massa, pihak kepolisian menyiapkan kendaraan dinas agar peserta aksi dapat terfokus menuju satu titik penyampaian aspirasi.
Dandim 1705 Nabire dan Danlanal Nabire menegaskan bahwa sinergitas antara TNI dan Polri menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Ketiganya menyatakan komitmen untuk terus bersama-sama mengawal setiap penyampaian aspirasi masyarakat secara humanis, terbuka, dan mengedepankan dialog. Hingga pukul 16.15 WIT, situasi di Nabire dilaporkan tetap aman, damai, dan kondusif.
MPB ABIRAYANTI
