November 5, 2026

Ketua DPC SPRI Taput: Pemuda Bersatu, Indonesia Maju, Pers Harus Menjaga Kualitas Informasi

IMG-20261028-WA0019

TAPANULI UTARA, Putrabhayangkara.id Rabu, 28 Oktober 2026

Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, mendorong kreativitas generasi muda, dan meneguhkan komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pers Republik Indonesia (DPC SPRI) Kabupaten Tapanuli Utara, Lamhot Silaban, S.T., menempatkan semangat persatuan dan tanggung jawab kebangsaan sebagai pesan penting dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026).

Pesan tersebut sejalan dengan tema visual ucapan DPC SPRI Kabupaten Tapanuli Utara, yakni “Pemuda Bersatu, Indonesia Maju”, serta seruan agar generasi muda terus bersatu, berkarya, dan menjaga keutuhan NKRI.

Persatuan Menjadi Kekuatan Bangsa

Semangat Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober mengingatkan bangsa Indonesia pada ikrar bersejarah tahun 1928: satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa persatuan, Indonesia.

Nilai tersebut tetap relevan di tengah perbedaan suku, agama, budaya, pandangan, dan kepentingan di tengah masyarakat. Persatuan tidak berarti menghilangkan perbedaan, melainkan membangun sikap saling menghormati dan mengutamakan kepentingan bangsa.

Generasi muda memiliki peran strategis dalam meneruskan semangat tersebut. Mereka tidak hanya menjadi penerus kepemimpinan, tetapi juga harus mempersiapkan diri melalui pendidikan, keterampilan, kreativitas, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Karena itu, semangat kepemudaan perlu diwujudkan melalui tindakan. Pemuda diharapkan mampu menggunakan teknologi secara bijak, menjaga etika dalam bermedia sosial, menolak penyebaran hoaks, serta membangun komunikasi yang sehat di tengah masyarakat.

Berkarya dan Menjaga Keutuhan NKRI

Pesan “Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan” mengandung tanggung jawab besar. Kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan jabatan, tetapi juga integritas, kompetensi, kepedulian sosial, dan keberanian mempertanggungjawabkan tindakan.

Sementara itu, menjaga keutuhan NKRI bukan semata-mata menyampaikan slogan nasionalisme. Komitmen tersebut harus tercermin dalam penghormatan terhadap hukum, perlindungan hak warga negara, penolakan terhadap kekerasan, dan kesediaan menyelesaikan perbedaan melalui dialog.

Slogan “Pemuda Bersatu, Indonesia Maju” juga menegaskan bahwa kemajuan bangsa membutuhkan kerja sama. Persatuan menjadi modal sosial untuk menghasilkan karya, memperluas kesempatan, dan menjawab berbagai tantangan pembangunan.

Peran Pers dalam Mencerdaskan Masyarakat

Sebagai organisasi profesi pers, DPC SPRI Kabupaten Tapanuli Utara juga memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang cerdas dan demokratis.

Pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjalankan fungsi pendidikan publik dan kontrol sosial. Melalui pemberitaan yang akurat, terverifikasi, berimbang, serta berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik, pers dapat membantu masyarakat memahami persoalan dan mengambil keputusan berdasarkan fakta.

Menjaga persatuan tidak berarti meniadakan kritik. Sebaliknya, kritik yang disampaikan secara bertanggung jawab merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi. Pers tetap harus berani mengungkap persoalan publik dengan tetap menghormati hukum, hak jawab, dan asas praduga tak bersalah.

Momentum Hari Sumpah Pemuda 2026 diharapkan menjadi pengingat bagi generasi muda dan insan pers untuk memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, serta mengutamakan kepentingan masyarakat.

Melalui semangat persatuan, karya nyata, dan tanggung jawab bersama, cita-cita mewujudkan Indonesia yang maju dapat terus diperjuangkan.

Salam Pers, Salam Satu Pena.

DPC SPRI Kabupaten Tapanuli Utara

(Frish. H. Silaban)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *