November 5, 2026

Kabut Asap Pekat Masih Menyelimuti Palembang Dan Sejumlah Wilayah Sumatra Selatan

IMG-20261014-WA0037

SUMSEL_putrabhayangkara.id
Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti Kota Palembang dan sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Selatan hingga hari Rabu, (14/10/2026), Kualitas udara tercatat berada pada tingkat yang mengkhawatirkan, bahkan masuk kategori Berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

Pagi ini, berdasarkan pemantauan Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel dan data IQAir, konsentrasi partikel halus PM2.5 di Palembang sempat menyentuh angka 514,7 µg/m³ pada pukul 05.00 WIB — jauh melampaui ambang batas aman Angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Palembang tercatat mencapai 492 pada pukul 06.00 WIB, tetap berada di kategori Berbahaya
Pemantauan di beberapa titik kota juga menunjukkan angka yang sangat tinggi.

GP PLM: AQI mencapai 1.322 (Berbahaya)
Universitas Sriwijaya: AQI 1.035
Musi Dua: AQI 79
Demang Lebar Daun: AQI 756
Sukarami: AQI 629
Pukul 13.00 WIB, konsentrasi PM2.5 di Talang Betutu, Palembang, masih tercatat 231,9 µg/m³ — masuk kategori Sangat Tidak Sehat.

Selain Palembang, kabut asap tebal juga meliputi,
Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI): ISPU 317 — kategori Berbahaya
Kabupaten Musi Banyuasin termasuk Kecamatan Bayung Lencir dan Desa Muara Medak yang sebelumnya juga tercatat mengalami titik api
Kabupaten Ogan Ilir, jalur Tol Trans Sumatera ruas Palembang–Lampung tertutup kabut asap tebal
Kabupaten Banyuasin dan OKI juga masih terdampak.

Berdasarkan informasi resmi, sumber kabut asap yang menyelimuti Palembang dan sekitarnya didominasi oleh kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan sekitarnya, Pada Rabu pagi, tercatat 891 titik panas (hotspot) di seluruh Sumatera Selatan, dengan 625 titik di antaranya berada di OKI. Meski menurun dibanding 1.324 titik pada Selasa (13/10), jumlah tersebut masih cukup tinggi untuk memicu kekhawatiran.

Dinas Kesehatan Sumsel telah mengantisipasi lonjakan kasus ISPA . Masyarakat diimbau untuk
Wajib memakai masker saat beraktivitas di luar rumah
Kurangi aktivitas di luar ruangan, terutama anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita asma/penyakit pernapasan
Perbanyak minum air putih untuk menjaga daya tahan tubuh
Tutup pintu dan jendela rumah agar asap tidak masuk ke dalam
Segera ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami keluhan batuk, sesak napas, atau sakit kepala yang menetap.

BMKG memprakirakan cuaca di wilayah Sumsel pada hari ini didominasi cerah berawan dan berasap, Potensi hujan ringan diprediksi turun di wilayah Musi Banyuasin, Lahat, dan OKU Selatan pada siang hingga malam hari, namun belum cukup untuk meredakan kabut asap secara signifikan.

“Kondisi udara saat ini belum membaik secara signifikan. Diperlukan upaya bersama dan bantuan cuaca untuk segera mengakhiri bencana asap ini. Keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah prioritas utama,” ujar perwakilan BPBD Sumsel.

(RUSLAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *