Keluhan Masyarakat Pengguna Jasa Kapal Dermaga Tua Pejat, Mentawai, Pintu WC Selalu Terkunci.
Mentawai, putra bhayangkara.id.
Pelabuhan penyeberangan Tuapejat – Padang, Sikakap dan Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Propinsi Sumatera Barat, dikeluhkan oleh masyarkat pengguna kapal yang datang dan hendak pergi berlayar antar pulau, karena dalam pelabuhan penyeberangan tersebut, sudah ada MCK untuk kepentingan umum, namun nampak sering terkunci. Padahal masyarakat yang datang dan menunggu kapal, terkadang hendak ke MCK. ( WC ).
Beberapa masyarakat yang sedang menunggu kapal untuk berlayar di dermaga Tuapejat, mengaku sangat kecewa dan geram. ” Terus terang, Pak, kami kecewa kepada dinas perhubungan sebagai pengelola pelabuhan.Coba bayangkan hanya untuk buang air kecil ke WC saja tak bisa. Padahal WC itu sudah tersedia. Kok sekalu terkunci,” ungkap ibu yang mau disebut namanya.
Sementara itu di tempat terpisah, Kadis Perumahan,lingkungan hidup dan Perhubungan, Irdelius ketika ditemui Wartawan diruang kerjanya, Sipora, pada Jumat 23/10/2026, menegaskan, terkait pintu WC milik Pemkab, Dinas Perhubungan untuk dipergunakan pemanfaatannya untuk umum sebagusnya pintu WC jangan dikunci. Dan kami sudah pernah mengingatkan petugas yang mengelola tersebut, namun belum juga di gubris.
Kami telah mengingatkan pada petugas yang memegang kunci pintu WC agar pintu jangan dikunci, apalagi saat penumpang kapal sedang menunggu di dermaga, datang dan pergi untuk berlayar. ya, jika ada sarana dan prasarana WC yang rusak, diberitahu pada Perhubungan agar bisa diperbaiki.
Terkait semrawutnya aturan parkir mobil didalam dermaga yang hendak menaiki kapal atau yang akan turun Kapal sampai dalam area parkir, Kadis Irdelius untuk kedepan berusaha menata ulang. Baik kendaraan maupun para pedagang. Pelabuhan itu sebaiknya, indah, nyaman dan aman bagi penumpang. ( Tim )
