BWS Kalimantan I Pontianak Klarifikasi Pemberitaan Proyek Pembangunan Pengamanan Pantai Desa Kinjil Pesisir (Pantai Pecal) Kab. Ketapang Prov. Kalbar Tahun 2025
PONTIANAK, KALBAR — Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak melalui Satuan Nonvertikal Tertentu (SNVT) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Kalimantan I Provinsi Kalimantan Barat memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai proyek pengamanan pantai Desa Kinjil Pesisir (Pantai Pecal) Kabupaten Ketapang tahun anggaran 2025.Ungkap nya Jumat,(11/9)
Klarifikasi tersebut disampaikan oleh PPK Sungai dan Pantai, Tommy Alfrets Roring, ST., MT., menyusul adanya pemberitaan yang menurut pihak BWS menampilkan foto yang tidak sesuai dengan paket pekerjaan yang diberitakan.
Tommy menjelaskan, pemberitaan yang menyebut kondisi proyek pengamanan pantai dalam keadaan rusak parah perlu diluruskan. Menurutnya, foto yang digunakan sebagai tampilan dalam pemberitaan tersebut bukan merupakan dokumentasi pekerjaan paket tahun 2025.
“Berita yang dimuat beberapa hari lalu terkait proyek pengamanan pantai Desa Kinjil Pesisir atau Pantai Pecal tersebut perlu kami klarifikasi. Isi berita menyebut pekerjaan paket tahun 2025, tetapi tampilan gambar yang digunakan justru bukan pekerjaan tahun 2025,” jelas Tommy.
Ia menerangkan, dokumentasi yang ditampilkan dalam pemberitaan tersebut merupakan pekerjaan pada tahun sebelumnya. Selain berbeda tahun pekerjaan, menurutnya, paket tersebut juga dikerjakan pada waktu yang berbeda, oleh perusahaan yang berbeda serta berada pada periode PPK yang berbeda.
“Jadi, antara isi berita dengan tampilan gambar yang ditampilkan tidak sesuai. Pekerjaan yang terlihat pada gambar tersebut bukan paket pekerjaan tahun 2025,” tegasnya.
Untuk memastikan kondisi terkini di lapangan, pihak BWS Kalimantan I juga telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada Rabu, 9 September 2026.
Berdasarkan hasil pengecekan tersebut, Tommy menyampaikan bahwa kondisi pekerjaan pengamanan pantai yang menjadi objek pemberitaan saat ini masih dalam kondisi baik. Susunan bangunan pengamanan pantai masih terlihat bagus dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Pada saat kami melakukan pengecekan lapangan pada Rabu, 9 September 2026, kondisinya masih bagus dan baik. Susunan pengamanan pantainya juga masih tersusun dengan baik,” ujarnya.
Menurut Tommy, keberadaan kawasan tersebut juga masih memberikan dampak positif bagi aktivitas masyarakat setempat. Hal itu terlihat dari masih berlangsungnya aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk kegiatan penjualan kuliner dan aktivitas wisata di sekitar lokasi.
Ia menegaskan, pihaknya tidak mempersoalkan kritik maupun pemberitaan terkait pekerjaan pemerintah sepanjang informasi dan dokumentasi yang disampaikan sesuai dengan fakta di lapangan.
Namun, perbedaan antara objek pekerjaan, tahun pelaksanaan, perusahaan pelaksana maupun dokumentasi dinilai perlu diluruskan agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.
Sebagai bentuk keterbukaan informasi, BWS Kalimantan I Pontianak menyatakan siap menunjukkan dokumentasi hasil pengecekan lapangan yang dilakukan pada 9 September 2026 sebagai gambaran kondisi terkini proyek pengamanan pantai tersebut.
“Kami akan menunjukkan hasil pengambilan gambar kami pada tanggal 9 September 2026 sebagai dokumentasi kondisi terkini di lapangan,” pungkas Tommy.
Dengan adanya klarifikasi tersebut, BWS Kalimantan I berharap masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan sesuai dengan kondisi faktual di lapangan, khususnya mengenai proyek pengamanan pantai Desa Kinjil Pesisir, Kabupaten Ketapang.(Sabirin)
