September 11, 2026

Bunda PAUD Taput Ajak Orang Tua Hormati Tahapan Tumbuh Kembang Anak

IMG-20260911-WA0060

 

Tapanuli Utara – Jumat 11 September 2026. Putrabhayangkara.id

Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, mengingatkan para orang tua agar tidak memaksakan kemampuan akademik kepada anak usia dini di luar tahapan tumbuh kembangnya.

Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri sekaligus memberikan bimbingan dan arahan pada Gebyar PAUD Kecamatan Tarutung Tahun 2026 yang berlangsung di Aula TK Negeri Pembina Tarutung, Jumat (11/9/2026).

Mengusung tema “Bersama PAUD Membangun Generasi Sehat, Cerdas, Ceria, dan Berbudaya”, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas, melatih keberanian, membangun rasa percaya diri sekaligus mempererat hubungan antara peserta didik, pendidik dan orang tua.

Dalam arahannya, Ny. Neny Angelina memberikan apresiasi kepada para pendidik PAUD yang dinilai memiliki peran penting dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak. Ia juga mengapresiasi dukungan orang tua serta berbagai pihak yang ikut mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Tapanuli Utara.

Menurutnya, setiap anak memiliki karakteristik dan kecepatan perkembangan yang berbeda. Karena itu, proses pendidikan pada usia dini perlu dilakukan secara proporsional dengan memberikan ruang bagi anak untuk bermain, belajar, berinteraksi dan mengeksplorasi lingkungannya.

“Anak-anak kita ini bukan robot. Mereka memiliki alur tumbuh kembang yang berbeda. Izinkan mereka di usianya untuk bermain dan belajar secara seimbang agar mereka mantap dan siap secara mental ketika memasuki jenjang Sekolah Dasar kelak,” ujar Ny. Neny.

Ia menjelaskan, kegiatan Gebyar PAUD bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari proses stimulasi perkembangan anak. Kesempatan tampil di depan orang lain dapat membantu anak membangun keberanian, rasa percaya diri serta kemampuan mengekspresikan diri sesuai tahap perkembangannya.

Selain memberikan perhatian terhadap peserta didik, Bunda PAUD Kabupaten Tapanuli Utara juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas para pendidik. Salah satu upaya yang disampaikan adalah rencana studi tiru ke lembaga PAUD yang dinilai memiliki praktik baik di Sumatera Utara.

Program tersebut diharapkan dapat membuka wawasan pendidik mengenai metode pembelajaran, pengelolaan lembaga serta pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan anak usia dini.

Ny. Neny juga mengingatkan setiap satuan PAUD untuk memperhatikan kelengkapan administrasi kelembagaan, termasuk kepemilikan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN). Administrasi yang tertib dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung pengelolaan satuan pendidikan yang lebih baik.

Sementara itu, Ketua Panitia Gebyar PAUD Kecamatan Tarutung, Erikson Lumbantobing, melaporkan kegiatan tersebut diikuti 208 peserta didik dan 52 guru dari 26 lembaga PAUD yang terdiri atas lembaga mandiri, swasta maupun binaan di Kecamatan Tarutung.

Sejumlah perlombaan turut digelar, di antaranya lomba bercerita dan mewarnai bagi peserta didik. Sementara bagi guru dilaksanakan lomba pembuatan Alat Peraga Edukatif (APE) berbahan alam serta lomba menciptakan lagu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Pokja PAUD Kabupaten Tapanuli Utara, Sekretaris TP-PKK, Bunda PAUD Kelurahan, perwakilan Bhayangkari, jajaran Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Tarutung, tokoh masyarakat serta para orang tua peserta didik.

Melalui Gebyar PAUD tersebut, Pemkab Tapanuli Utara mendorong agar pendidikan anak usia dini terus dikembangkan dengan mengedepankan kebutuhan tumbuh kembang anak, peningkatan kualitas pendidik serta keterlibatan aktif keluarga dalam proses pendidikan.

Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *