Atasi Persoalan Parkir dan Tingkatkan Layanan, RSUD Jombang Rencanakan Pembangunan Gedung Terpadu 10 Lantai
JOMBANG – RSUD Jombang terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui dukungan skema pembangunan dari pemerintah pusat, rumah sakit milik daerah ini berencana membangun Gedung Pelayanan Terpadu setinggi 10 lantai. Fasilitas ini akan berdiri di atas lahan eks Kantor Dinas Kesehatan, tepat di area belakang kompleks RSUD.
Gedung ini diproyeksikan sebagai solusi atas keterbatasan parkir dan modernisasi fasilitas kesehatan.
Gedung baru tersebut dirancang untuk menyatukan berbagai layanan kesehatan unggulan serta fasilitas penunjang dalam satu atap guna meningkatkan efisiensi. Beberapa fasilitas utama yang akan tersedia meliputi:
1)Layanan Rawat Jalan: Mencakup area reguler dan eksekutif yang lebih nyaman bagi pasien.
2)Layanan Rawat Inap: Penyediaan ruang perawatan khusus kelas VIP dan VVIP.
3)Pelayanan Penunjang.
4)Pelayanan Cathlab.
5)Solusi Parkir Terintegrasi: Area parkir khusus kendaraan roda dua dan roda empat untuk mengurai kepadatan kendaraan di lingkungan rumah sakit.
Direktur RSUD Jombang, dr. Pudji Umbaran, mengungkapkan bahwa rencana awal gedung ini sebenarnya hanya setinggi tujuh lantai. Namun, setelah dilakukan perhitungan mendalam terkait volume kendaraan, desain tersebut ditingkatkan.
“Awalnya tujuh lantai, tapi setelah dihitung kebutuhan parkir ternyata masih kurang. Maka langsung kami rencanakan menjadi 10 lantai agar seluruh kebutuhan parkir, baik roda dua maupun roda empat, bisa tertampung dengan maksimal,” jelas dr. Pudji.
Proyek strategis ini dipastikan tidak akan membebani anggaran mandiri rumah sakit. Pemerintah pusat akan mengambil peran penuh dalam proses konstruksi, mulai dari penyusunan Detail Engineering Design (DED) hingga tahap pembangunan fisik.
Saat ini, dokumen perencanaan telah mencapai progres 90 persen. Begitu rampung, proposal akan segera diajukan untuk mendapatkan persetujuan Bupati Jombang sebelum diteruskan ke kementerian terkait.
“Jadi nanti skemanya kita mengusulkan, kemudian pemerintah pusat yang melaksanakan.Untuk perencanaan detail seperti DED dan pelaksanaan pembangunan dilakukan oleh kementerian. Jadi bukan kita yang membangun, kami nanti menerima jadi dan menggunakan,” tambahnya.
Melalui kehadiran gedung terpadu ini, RSUD Jombang diharapkan dapat memberikan kenyamanan maksimal bagi pasien sekaligus menuntaskan permasalahan parkir yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. (Beni)
