Warga Keluhkan Dugaan Penyelewengan Dana Desa dan Minimnya Pembangunan di Desa Pondok Bungur
Asahan – Kepala Desa Pondok Bungur, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, Jaka Maulana, menghadapi sorotan tajam dari masyarakat terkait dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Desa dan minimnya pembangunan selama masa jabatannya (2020-2026).
Sejumlah warga Desa Pondok Bungur mengungkapkan kekecewaan mereka atas kurangnya pembangunan signifikan di desa tersebut. Mereka menilai bahwa program-program desa yang didanai oleh Dana Desa belum memberikan manfaat yangOptimal bagi masyarakat.
“Kepala desa jarang masuk kantor, lebih sering tidak ada di tempat. Nomor teleponnya juga sering berganti, jadi sulit dihubungi. Dulu sebelum menjabat, janjinya bagus, tapi setelah menjabat seperti tidak peduli,” ungkap Ir, seorang warga Pondok Bungur, mengungkapkan kekecewaannya.
Warga lainnya juga mengeluhkan hal serupa, menyoroti minimnya perubahan sejak Jaka Maulana menjabat. Mereka menyoroti kurangnya pembangunan fisik dan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dianggap tidak transparan.
“Kami sangat menyayangkan kondisi desa yang masih seperti ini. Pembangunan hanya sedikit, BUMDes juga tidak jelas. Kepala desa justru terlihat lebih fokus membangun rumah pribadinya dibanding memajukan desa. Dana desa seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi,” ujar St, warga setempat, pada Senin (22/12/2025).
Masyarakat berharap agar aparat penegak hukum dan instansi terkait segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pengelolaan Dana Desa di Desa Pondok Bungur. Mereka mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung RI, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kejaksaan Negeri Asahan, serta Inspektorat Kabupaten Asahan untuk turun tangan mengusut dugaan penyalahgunaan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Pondok Bungur, Jaka Maulana, belum memberikan klarifikasi terkait tuduhan tersebut. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp juga belum mendapatkan respons.
Saya akan terus memantau perkembangan kasus ini dan berupaya mendapatkan tanggapan dari pihak-pihak terkait untuk memberikan informasi yang lebih lengkap dan berimbang kepada masyarakat.
H. MPB
