November 5, 2026

Wabup Taput Dorong ASN Tingkatkan Produktivitas melalui Digitalisasi dan Inovasi Birokrasi

Compress_20261102_114635_5758

 

Tapanuli Utara – Putrabhayangkara.id
Senin 02 November 2026.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mendorong percepatan transformasi birokrasi melalui penguatan inovasi, pemanfaatan teknologi digital, serta peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN).

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., saat memimpin Apel Gabungan di halaman Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Senin (2/11/2026).

Apel tersebut diikuti Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat eselon III, serta seluruh ASN di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Tapanuli Utara.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya percepatan penyerapan anggaran dan optimalisasi realisasi Transfer ke Daerah (TKD). Ia meminta setiap perangkat daerah meningkatkan koordinasi serta aktif mengawasi perkembangan pelaksanaan program dan kegiatan.

Menurutnya, pengelolaan anggaran harus berjalan sesuai perencanaan, tepat sasaran, dan memenuhi target waktu. Dengan demikian, program pemerintah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Setiap perangkat daerah harus lebih proaktif dalam memantau pelaksanaan program. Mari kita pastikan serapan anggaran dan realisasi TKD berjalan optimal demi kepentingan masyarakat Tapanuli Utara,” tegasnya.

Perencanaan Program Harus Didukung Dokumen yang Jelas

Selain mengevaluasi aspek pelaksanaan anggaran, Deni juga memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi yang telah dikembangkan jajaran Pemkab Taput, khususnya melalui koordinasi Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda).

Ia meminta setiap OPD membangun budaya inovasi dan meningkatkan kualitas perencanaan kegiatan agar pelaksanaan program pemerintah lebih terarah.

Wakil Bupati juga menginstruksikan agar program yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), visi dan misi kepala daerah, serta program unggulan pemerintah daerah dilengkapi dokumen Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan Term of Reference (TOR) secara komprehensif.

Dokumen tersebut menjadi dasar penting dalam pengusulan anggaran sehingga setiap kegiatan memiliki tujuan, sasaran, dan arah pelaksanaan yang jelas.

ASN Diminta Kuasai Teknologi Digital

Menghadapi perkembangan teknologi, Wakil Bupati mengajak seluruh ASN mempercepat penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik.

Salah satu langkah yang ditekankan adalah membiasakan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) dalam pengelolaan administrasi dan persuratan.

Pemanfaatan aplikasi tersebut diharapkan membuat tata kelola administrasi pemerintahan lebih tertib, praktis, transparan, dan mudah ditelusuri.

Tidak hanya itu, Deni juga mengingatkan ASN agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Ia mendorong pemanfaatan AI secara bijak untuk mendukung pekerjaan sehari-hari, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat penyelesaian tugas pemerintahan.

Penggunaan teknologi tersebut diharapkan tidak sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi benar-benar meningkatkan produktivitas aparatur dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui arahan tersebut, Pemkab Tapanuli Utara mengharapkan seluruh perangkat daerah mampu menerjemahkan kebijakan pimpinan menjadi langkah kerja yang terukur.

Percepatan realisasi anggaran, penguatan inovasi, pembenahan administrasi digital, dan peningkatan kompetensi ASN menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efektif serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Catatan redaksi:

Ada tiga substansi penting yang perlu menjadi perhatian dalam pemberitaan ini:

1: Serapan anggaran dan TKD: Keberhasilan tidak cukup diukur dari besarnya anggaran yang terserap, tetapi juga dari ketepatan sasaran dan manfaatnya bagi masyarakat.

2: KAK dan TOR: Kelengkapan dokumen perencanaan harus menjadi dasar pengendalian kualitas program dan pertanggungjawaban anggaran.

3: Digitalisasi dan AI: Pemanfaatan teknologi harus disertai keamanan data, ketelitian verifikasi, dan tanggung jawab ASN.

Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *