November 5, 2026

Kapolres Humbahas Sambangi SMPN 1 Lintongnihuta, Edukasi Pelajar tentang Bahaya Bullying dan Narkoba

IMG-20261102-WA0020

 

HUMBANG HASUNDUTAN – Putrabhayangkara.id Senin 02 November 2026.

Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Adi Nugroho, S.H., S.I.K., mengingatkan para pelajar agar menjauhi tindakan perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, serta berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Pesan tersebut disampaikan Kapolres saat melaksanakan program Police Goes To School di SMP Negeri 1 Lintongnihuta, Kecamatan Lintongnihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, Senin (2/11/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Humbahas meningkatkan kesadaran hukum dan kepedulian generasi muda terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya di lingkungan pendidikan.

Kapolres hadir bersama Kasat Reskrim AKP Hitler Hutagalung, S.H., M.H., Kasat Binmas AKP Marihot Simanjuntak, Kasat Lantas Iptu Tahi Samosir, Kasat Resnarkoba Iptu Muhammad Hafiz Ansari, M.H., CBA., CPHR., serta Kapolsek Lintongnihuta AKP Tigor Marbun.

Pihak sekolah turut dihadiri Wakil Kepala Sekolah Zulkarnain Lumban Toruan, S.Pd., para guru, serta seluruh siswa dan siswi SMP Negeri 1 Lintongnihuta.

Kegiatan diawali dengan upacara bendera di halaman sekolah. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Humbahas bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus menyampaikan amanat mengenai pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.

Bullying Bukan Sekadar Candaan

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa tindakan bullying tidak boleh dianggap sebagai candaan biasa. Perundungan dapat menimbulkan dampak serius terhadap kondisi psikologis korban, mengganggu proses belajar, bahkan memengaruhi masa depan seorang pelajar.

“Korban bullying bisa mengalami trauma, kehilangan semangat belajar, bahkan takut datang ke sekolah. Secara psikologis, mereka dapat merasa tertekan, kehilangan rasa percaya diri, hingga mengalami stres berat,” ungkap Kapolres.

Ia mengajak seluruh siswa untuk saling menghargai, membangun empati, dan tidak melakukan tindakan yang merendahkan atau menyakiti orang lain.

Kapolres juga mengingatkan bahwa perundungan dapat terjadi secara langsung maupun melalui media sosial. Karena itu, para pelajar perlu memahami konsekuensi dari setiap tindakan, termasuk kemungkinan pemberian sanksi sekolah dan konsekuensi hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain persoalan bullying, Kapolres meminta para siswa menjauhi penyalahgunaan narkoba. Ia menegaskan bahwa narkoba dapat merusak kesehatan, menghambat pendidikan, dan menghancurkan cita-cita generasi muda.

Bijak Bermedia Sosial dan Tertib Berlalu Lintas

Kapolres juga memberikan perhatian terhadap penggunaan teknologi digital di kalangan pelajar. Ia mengingatkan siswa agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, apalagi ikut menyebarkan berita bohong atau hoaks.

Para siswa juga diminta tidak membuat maupun membagikan konten berisi hinaan, ujaran kebencian, dan perundungan.

“Gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat. Jangan sampai media sosial menjadi tempat untuk saling menghina, menyebarkan kebencian, atau melakukan bullying. Ingat, setiap aktivitas yang kita lakukan di media sosial memiliki konsekuensi dan harus dapat dipertanggungjawabkan,” pesan Kapolres.

Dalam kesempatan yang sama, ia mengingatkan pelajar agar mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak mengendarai sepeda motor apabila belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kapolres turut mengajak siswa menghormati orang tua dan guru karena keduanya memiliki peran penting dalam membimbing serta membentuk masa depan generasi muda.

Sekolah Apresiasi Kehadiran Polres

Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Lintongnihuta, Zulkarnain Lumban Toruan, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Humbahas beserta jajaran atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, pembinaan langsung dari kepolisian memberikan tambahan wawasan kepada siswa mengenai kedisiplinan, bahaya perundungan, penyalahgunaan narkoba, tertib berlalu lintas, serta penggunaan media sosial secara bijak.

Ia berharap pesan yang disampaikan dapat diterapkan para siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Melalui program Police Goes To School, Polres Humbahas berharap para pelajar semakin memahami pentingnya kesadaran hukum, disiplin, dan tanggung jawab sosial.

Sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, guru, dan peserta didik diharapkan mampu membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta mendukung lahirnya generasi muda yang berkarakter dan berprestasi.

Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *