Tarif Mahal Pernah Mematikan Sipinsur, Bupati Humbahas Turunkan Harga Tiket
Humbahas – Kamis 14 Agustus 2025
Kebijakan tarif tiket masuk yang terlalu tinggi terbukti memukul daya tarik wisata Sipinsur dan membuat pelaku usaha setempat terpuruk. Fakta ini akhirnya memaksa Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) melakukan evaluasi besar-besaran.
Bupati Humbahas Dr. Oloan P. Nababan, SH, MH, menetapkan Peraturan Bupati Nomor 24 Tahun 2025 tentang Peninjauan Tarif Retribusi Jasa Usaha di Objek Wisata Sipinsur, Desa Pearung, Kecamatan Paranginan. Peraturan yang diteken 25 Juli 2025 dan diundangkan 11 Agustus 2025 ini memangkas tarif tiket menjadi Rp5.000 untuk dewasa dan Rp2.000 untuk anak-anak. Sebelumnya, tarif masuk dipatok Rp10.000, bahkan jauh sebelumnya hanya Rp1.000.
Informasi ini disampaikan secara resmi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Humbang Hasundutan, Kamis 14 Agustus 2025.
Lonjakan Tarif, Wisata Sepi, Usaha Mati
Krisis pengunjung bermula saat tarif tiket naik tajam menjadi Rp10.000. Pelaku usaha di kawasan Sipinsur mengaku penurunan jumlah wisatawan sangat drastis, berdampak pada omzet yang anjlok.
“Waktu tiket Rp1.000, pengunjung membludak. Usaha kami hidup. Begitu naik Rp10.000, sepi luar biasa. Kadang seharian jualan tak laku,” keluh seorang pedagang saat Bupati berkunjung pada 13 Mei 2025.
Kondisi ini tak hanya merugikan pedagang kecil, tetapi juga berpotensi merusak citra Sipinsur sebagai salah satu geosite unggulan Geopark Kaldera Toba. Tarif mahal membuat destinasi ini kalah bersaing dengan spot wisata lain di kawasan Danau Toba yang menawarkan pemandangan serupa dengan harga lebih ramah kantong.
Bupati Akui dan Bertindak
Mendengar keluhan langsung dari pelaku usaha, Bupati Oloan mengakui perlunya evaluasi. “Apa yang disampaikan pelaku usaha menjadi masukan bagi Pemkab,” ujarnya kala itu. Dua bulan berselang, tarif resmi diturunkan.
Bosmen Siregar, pedagang di Sipinsur, menyambut keputusan itu dengan rasa lega. “Terima kasih Pak Bupati, keluhan kami akhirnya didengar. Semoga dengan turunnya tiket, pengunjung kembali ramai dan ekonomi hidup lagi,” ucapnya pada 13 Agustus 2025.
Potensi Bangkit
Sipinsur, berada di ketinggian 1.213 meter di atas permukaan laut, menawarkan panorama Danau Toba, Pulau Sibandang, hingga wilayah Samosir. Pada 2018, destinasi ini dinobatkan sebagai Dataran Tinggi Terpopuler Pesona Indonesia. Namun prestasi itu nyaris tak berarti jika kebijakan tarif justru menghambat akses wisatawan.
Jika kebijakan penurunan tarif ini konsisten dan diiringi promosi, Sipinsur berpeluang mengembalikan posisinya sebagai magnet wisata dan penggerak ekonomi lokal—bukan hanya sekadar spot foto di atas awan yang sepi pengunjung.
Diterbitkan Media Putra Bhayangkara
Frish
