September 26, 2026

Taput Hadir di Konreg PDRB-ISE Sumatera, BPS Tekankan Data Akurat Kunci Kebijakan Ekonomi

Medan – Jumat 17 Oktober 2025

Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, ST., M.Eng, menghadiri kegiatan Konsultasi Regional Produk Domestik Regional Bruto – Indikator Sosial Ekonomi (Konreg PDRB-ISE) se-Pulau Sumatera yang digelar di Hotel Santika Premiere Medan, Jumat (17/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Kepala BPS RI Harry Budi Utomo, Gubernur Sumatera Utara Moh. Bobby Afif Nasution, para kepala BPS provinsi dan kabupaten/kota se-Sumatera, serta jajaran Bappelitbangda dan Dinas Kominfo se-Sumatera Utara.

Dalam arahannya, Wakil Kepala BPS RI Harry Budi Utomo menegaskan bahwa kebijakan yang baik harus dimulai dari data yang akurat dan terukur. Menurutnya, data bukan sekadar angka, tetapi fondasi penting untuk merancang kebijakan ekonomi yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Kebijakan tanpa data itu seperti berjalan tanpa kompas. Data adalah arah dan pijakan kebijakan publik,” tegas Harry.

Ia memaparkan bahwa pada triwulan III tahun 2025, perekonomian Sumatera menunjukkan kinerja positif dengan kontribusi mencapai seperlima (1/5) dari total pertumbuhan ekonomi nasional, yakni sebesar 4,96 persen. Sektor pertanian dan industri pengolahan disebut masih menjadi tulang punggung utama ekonomi Sumatera. Namun, ia juga mengingatkan agar daerah menjaga nilai ICOR (Incremental Capital Output Ratio) tidak meningkat, karena hal itu bisa menurunkan efisiensi investasi dan memperlambat pertumbuhan.

Sebagai bagian dari agenda, turut dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara pemerintah provinsi serta kabupaten/kota se-Sumatera dengan BPS RI mengenai Pengelolaan Data Terpadu Sistem Ekonomi Nasional (DTSEN). MoU ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun sinkronisasi data pembangunan yang lebih solid antarwilayah.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyampaikan apresiasi atas penunjukan Sumut sebagai tuan rumah forum tersebut. Ia menargetkan pertumbuhan ekonomi provinsi dapat mencapai 6–7 persen, dengan menitikberatkan pada stabilitas harga, peningkatan investasi, dan pemerataan distribusi sumber daya alam.
“Kita terus mengembangkan kawasan industri di Kabupaten Batubara dengan dukungan infrastruktur dan regulasi yang ramah investor,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tapanuli Utara menyatakan bahwa keikutsertaan Taput dalam forum ini menjadi momentum penting memperkuat kolaborasi data dan perencanaan pembangunan daerah.
“Kami akan memanfaatkan DTSEN untuk meningkatkan akurasi data sektor unggulan seperti pertanian dan UMKM, sehingga perencanaan daerah lebih tepat sasaran,” ujar Deni.

Wakil Bupati turut didampingi oleh Plt. Kepala Bappelitbangda Taput, Kepala Dinas Kominfo Taput, dan Kepala BPS Kabupaten Taput.

Diterbitkan Media Putra Bhayangkara
Frish

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *