September 26, 2026

Taput Gagas Sentra Ulos Nasional, 6.500 Penenun Didorong Lewat Festival Ulos 2025

 

Tarutung – Jumat 17 Oktober 2025

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar Festival Ulos dan Fashion Taput 2025 dengan tema “Mewujudkan Tapanuli Utara Menjadi Sentra Ulos Nasional” yang dirangkai dengan perayaan Hari Ulos Nasional, di Jalan Sisingamangaraja depan Gedung Kesenian Sopo Partungkoan, Tarutung, Jumat (17/10/2025).

Festival ini dibuka langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si, didampingi Ketua Dekranasda Taput Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, serta dihadiri oleh mantan Bupati Taput sekaligus Penasehat ASEPHI R.E. Nainggolan bersama istri, unsur Forkopimda, Rektor IAKN Tarutung Prof. Dr. Albiner Siagian, tokoh adat, penenun, pelaku UMKM, dan masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Bupati Jonius menegaskan bahwa ulos bukan sekadar simbol adat, tetapi identitas dan kekuatan ekonomi orang Batak.
“Melalui festival ini, kita dorong ulos gedogan—bukan mesin—menjadi kebanggaan dan penggerak ekonomi keluarga. Sekitar 6.500 penenun di Tapanuli Utara adalah potensi luar biasa untuk peningkatan pendapatan masyarakat,” ujar Bupati.

Untuk memperkuat kesejahteraan penenun, ia mengusulkan pembentukan koperasi ulos Taput yang berfungsi membantu penyediaan bahan baku dengan harga terjangkau dan menjaga kestabilan harga jual ulos di pasaran.
“Kita ingin sistem yang berpihak kepada penenun. Koperasi ini akan memastikan nilai ekonomi ulos berdampak langsung kepada keluarga penenun. Kita juga akan melaksanakan program Hari Kamis Hari Berbudaya, di mana siswa dan ASN mengenakan pakaian bercorak ulos gedogan sebagai penggerak budaya internal,” tambahnya.

Festival ini menampilkan beragam kegiatan seperti lomba tenun sadum sirat, fashion show kreasi ulos, talkshow budaya, lomba mewarnai, hingga hall of inspiration yang menampilkan sejarah dan filosofi ulos. Pada malam puncak, masyarakat akan dihibur oleh artis Tongam Sirait.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Taput Ny. Neny Angelina Boru Purba berharap perayaan Hari Ulos di Taput menjadi agenda tahunan.
“Melalui festival ini, kita ingin mengangkat harkat penenun. Kita ingin mengubah air mata penenun menjadi mata air kebahagiaan bagi Taput,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak termasuk Bank Indonesia dan Bank Sumut Cabang Tarutung, melalui kolaborasi dengan Dame Ulos dan Simata Creative bersama Dinas Pariwisata Taput. Festival ini juga menjadi wadah sinergi antara penenun, desainer, akademisi, pelaku UMKM, dan sektor swasta untuk mengembangkan inovasi wastra ulos berbasis budaya lokal.

Dengan semangat Berta Maru Ulos, Pemkab Taput berkomitmen menjadikan ulos bukan hanya warisan budaya, tetapi juga sumber penghidupan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

#TapanuliUtara #HariUlosNasional #BertaMaruUlos #Majuberbudayadanberkelanjutan

Diterbitkan Media Putra Bhayangkara
Frish

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *