“Srikandi KBPP Polri Tampil Terdepan: Wujudkan Asta Cita Bersama KOWANI dan Generasi Z”
Jakarta, Putra Bhayangkara, 21 April 2025 — Dalam gelora semangat “Habis Gelap Terbitlah Terang”, Hari Kartini tahun ini berubah menjadi panggung kolosal perjuangan perempuan Indonesia. Ribuan Srikandi dari seluruh penjuru Nusantara berkumpul dalam acara “1000 Profesi Perempuan & Gen Z” yang digelar oleh Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Istora Senayan, Jakarta.

Namun ada yang menjadi sorotan tajam—Srikandi KBPP Polri tampil paling terdepan. Bukan sekadar hadir, mereka menjadi simbol kekuatan, disiplin, dan keteladanan perempuan Indonesia di era modern. Melalui berbagai profesi dan kontribusinya di bidang hukum, keamanan, sosial kemasyarakatan, dan media, para Srikandi ini menegaskan bahwa “Asta Cita”—delapan visi Indonesia maju—bukan sekadar wacana, melainkan sedang mereka wujudkan secara nyata di tengah masyarakat.
Tampil Elegan di Arena Tenis Indoor GBK
Momen penuh semangat terjadi saat para Srikandi KBPP Polri memasuki area tenis indoor GBK Senayan. Mengenakan seragam kehormatan, mereka bukan hanya memancarkan kharisma dan kekuatan perempuan dalam tubuh Polri, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda yang menyaksikan langsung.

1000 Perjuangan, 1000 Profesi, Satu Semangat: Indonesia Emas!
Dalam acara akbar bertema “1000 Profesi Perempuan dan Gen Z”, KOWANI menghadirkan talkshow profesi, workshop, expo karier, penghargaan perempuan inspiratif, serta pertunjukan budaya lintas generasi. Di sinilah Srikandi KBPP Polri berbaur, menginspirasi, dan menjadi penggerak nyata. Mereka turut menyuarakan kampanye global Three Ends—mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, memberantas perdagangan manusia, serta menghancurkan tembok penghambat ekonomi perempuan.
Srikandi KBPP Polri: Pilar Peradaban, Benteng Moral Bangsa
Ketua Umum KOWANI, Ny. Nannie Hadi Tjahjanto menegaskan, “Perempuan Indonesia hari ini adalah pelita peradaban dan benteng moral bangsa. Melalui 1000 Profesi, kami nyatakan bahwa perempuan adalah pemimpin peradaban masa depan.”
Srikandi KBPP Polri menjawab panggilan itu. Mereka bukan hanya pelindung hukum, tetapi juga agen perubahan sosial. Mereka hadir di lini terdepan, menggerakkan komunitas, mengedukasi Gen Z, dan menunjukkan wajah Polri yang humanis dan inklusif.

Menyatukan Langkah dengan KOWANI: Dari Ibu Bangsa untuk Masa Depan Bangsa
KBPP Polri sebagai organisasi besar menjalin sinergi kuat dengan KOWANI. Dalam momentum ini, para Srikandi menunjukkan bahwa mereka bukan hanya pewaris semangat juang para pahlawan wanita, tetapi juga arsitek masa depan bangsa. Dengan prinsip “memimpin dengan hati, mengabdi dengan nurani,” mereka menjembatani nilai-nilai luhur bangsa dengan tantangan zaman.
Mimpi Besar, Langkah Nyata: Menuju 2045 dan 2128
Hari Kartini 2025 bukan sekadar perayaan. Ini adalah deklarasi aksi menuju Indonesia Emas 2045 dan visi jangka panjang hingga 2128. Di antara ribuan profesi yang ditampilkan, Srikandi KBPP Polri menjadi simbol bahwa perempuan tak sekadar bisa—tetapi harus memimpin, mencipta, dan mengabdi.
Penutup: Suara Perempuan Adalah Nafas Bangsa
Dari Kartini kita belajar arti perjuangan. Dari KOWANI kita belajar arti kepemimpinan. Dan dari Srikandi KBPP Polri kita melihat masa depan: perempuan-perempuan tangguh, siap membawa bangsa ini menuju puncak peradaban.
Satu komando. Satu gerak. Menuju Indonesia yang setara, adil, dan gemilang.
Srikandi KBPP Polri: Kami Ada untuk Negeri.
Sumber : Dr.Ernita Adyalaksnita,SH,MH
