September 25, 2026

Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Padang Pariaman JKA dan Wakil Bupati Rahmat Hidayat Tetap Berjalan, Meski Dilanda Efisiensi Anggaran

IMG-20260303-WA0033

Kota Pariaman, putrabhayangkara.id.

Ditengah situasi ekonomi kurang baik- baik saja, ditambah dengan tekanan
Efisiensi,
Anggaran, terutama pada sektor infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman tetap mampu menjaga ritme pembangunan selama satu tahun kepemimpinan Bupati John Kenedy Azis bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat.

Bupati John Kenedy Azis menyampaikan hal tersebut, saat memaparkan capaian satu tahun kepemimpinan JKA–Rahmat di hadapan berbagai elemen masyarakat di Rumah Dinas Bupati, Kota Pariaman, Propinsi Sumatera Barat, pada (3/3/2026).

Acara satu tahun kepemimpinan Bupati JKA dan Wakil Bupati Rahmat Hidayat tersebut, dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, organisasi kemasyarakatan, serta unsur pemuda.

Bupati JKA dalam paparannya, menjelaskan bahwa meskipun ruang fiskal daerah cukup terbatas, pemerintah daerah tetap berupaya menggerakkan pembangunan, khususnya pada sektor infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Walaupun di tengah keterbatasan anggaran, kita tetap berusaha menjaga agar pembangunan terus berjalan. Pemerintah daerah tidak berhenti bekerja untuk kepentingan masyarakat,” ujar John Kenedy Azis.

Beberapa capaian pembangunan infrastruktur yang berhasil direalisasikan selama satu tahun terakhir di antaranya pembangunan jalan sepanjang 7.909 meter serta rehabilitasi jalan sepanjang 1.020 meter. Selain itu, juga dilakukan pemeliharaan rutin jalan sepanjang 326,9 kilometer guna menjaga kualitas dan kelayakan akses transportasi masyarakat.

Pemerintah daerah juga berhasil membangun enam unit jembatan baru serta merehabilitasi enam unit jembatan lainnya untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah. Sementara itu, pembangunan penguatan tebing sepanjang 87,30 meter dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kerusakan lingkungan dan bencana.

Di sektor pengelolaan sumber daya air, pemerintah daerah membangun jaringan irigasi permukaan sepanjang 476,7 meter serta melaksanakan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi sepanjang 24.661 meter guna mendukung sektor pertanian masyarakat.

Selain itu, pemerintah daerah juga membangun tujuh unit Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) terpusat skala permukiman sebagai upaya meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan masyarakat.

Meski demikian, Bupati bersama Wakil Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila dalam satu tahun kepemimpinan mereka masih belum banyak pembangunan fisik yang dapat diwujudkan.

“Kami menyadari bahwa dalam satu tahun ini mungkin belum banyak pembangunan fisik yang dapat dirasakan masyarakat. Untuk itu kami mohon maaf. Namun kami memastikan bahwa pemerintah daerah terus bekerja dan berupaya semaksimal mungkin untuk mendorong pembangunan ke depan,” ungkapnya.

Bupati JKA menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan untuk berhenti bekerja, melainkan menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk tetap kreatif dan fokus dalam menjalankan program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat ( kLeo).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *