September 25, 2026

Pemkab Taput Dukung Sekolah Rakyat: Wujudkan Pendidikan Inklusif dan Berkeadilan bagi Anak Kurang Mampu

 

Tapanuli Utara, Sabtu 12 April 2025

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyampaikan dukungan penuh terhadap program nasional Sekolah Rakyat, yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Kementerian Sosial. Program ini dirancang sebagai solusi strategis dalam membuka akses pendidikan gratis, berkualitas, dan berkeadilan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si. (JTP Hutabarat), menegaskan komitmen daerahnya usai menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi Pembentukan Sekolah Rakyat serta Dialog Pilar-Pilar Sosial yang diselenggarakan di Aula Gubernur Sumatera Utara, Medan.

> “Kami di Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara sangat antusias mendukung kehadiran Sekolah Rakyat. Program ini memberikan harapan nyata bagi anak-anak berprestasi dari keluarga tidak mampu, untuk mengenyam pendidikan yang layak dan setara,” ujar Bupati JTP.

“Hal ini juga merupakan implementasi dari visi pembangunan kami, yaitu menjadikan Tapanuli Utara sebagai daerah yang Maju, Berbudaya, dan Berkelanjutan,” tambahnya.

Komitmen Sumut dan Pemerintah Pusat

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, turut memberikan apresiasi terhadap pemerintah daerah yang telah menunjukkan kesiapan dalam mendukung pembangunan Sekolah Rakyat.

Menurutnya, hingga saat ini tercatat 22 kabupaten/kota yang telah mengajukan komitmen penyediaan lahan untuk pelaksanaan program tersebut.

> “Ini bukan sekadar program pendidikan, melainkan pendekatan jangka panjang dalam penanggulangan kemiskinan yang dimulai dari sektor paling mendasar, yakni pendidikan,” tegas Gubernur Bobby.

Sementara itu, Menteri Sosial Republik Indonesia, Drs. Saifullah Yusuf, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan fasilitas pendidikan gratis yang dibiayai penuh oleh negara. Dukungan yang diberikan mencakup kebutuhan siswa seperti seragam, makan, serta fasilitas tempat tinggal (asrama).

> “Targetnya adalah satu sekolah di setiap daerah dengan syarat penyediaan lahan minimal enam hektare. Ini merupakan hasil kerja sama lintas kementerian dan pemerintah daerah,” ujar Mensos.

Ia menekankan bahwa program ini mencerminkan visi pemerintahan Presiden Prabowo dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, merata, dan inklusif.

Pernyataan Resmi Kominfo Taput

Seluruh informasi dan pernyataan dalam berita ini secara resmi disampaikan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tapanuli Utara pada hari ini, Sabtu, 12 April 2025. Informasi tersebut disebarluaskan kepada para jurnalis yang tergabung dalam grup WhatsApp resmi Dinas Kominfo Kabupaten Tapanuli Utara sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik.

Diterbitkan Oleh: Media Putra Bhayangkara 12 April 2025.
Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *