November 5, 2026

Pemkab Humbahas Tanam Cabai Merah Serentak, Perkuat Pasokan dan Kendalikan Inflasi

IMG-20261021-WA0044

 

HUMBANG HASUNDUTAN – Putrabhayangkara.id Rabu 21 Oktober 2026.

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menggalakkan penanaman cabai merah untuk menjaga ketersediaan pasokan, mendukung stabilitas harga, dan menekan inflasi daerah. Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan tanam cabai merah serentak yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama pemerintah kabupaten/kota.

Gerakan tersebut dilaksanakan di lahan Kelompok Tani Dosroha, Desa Ria-ria, Kecamatan Pollung, Rabu (21/10/2026). Bupati Humbahas Dr. Oloan P. Nababan bersama Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho mengikuti kegiatan tersebut bersama jajaran pemerintah daerah.

Sebelum penanaman benih, Bupati bersama Kapolres, Sekretaris Daerah Humbahas Chiristison Rudianto Marbun, serta sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah mengikuti pertemuan virtual melalui aplikasi Zoom Meeting bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution.

Bupati Oloan P. Nababan mengatakan cabai merah merupakan salah satu komoditas hortikultura strategis yang memengaruhi pergerakan harga dan inflasi. Perubahan harga komoditas tersebut dapat berdampak terhadap daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi daerah.

Menurutnya, gerakan penanaman cabai merah secara serentak bertujuan menjaga ketersediaan dan kesinambungan pasokan, khususnya di Kabupaten Humbang Hasundutan dan wilayah Sumatera Utara.

Pemerintah daerah juga berharap kegiatan tersebut dapat mendukung stabilisasi harga sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengembangan usaha pertanian yang berkelanjutan.

Bupati menekankan pentingnya pendampingan terhadap petani sejak proses budidaya hingga pemasaran hasil panen. Karena itu, penyuluh pertanian diharapkan terus memberikan pendampingan agar petani mampu mengelola tanaman secara optimal.

Ia juga meminta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan memastikan ketersediaan benih unggul dan pupuk yang dibutuhkan petani. Selain itu, keberadaan pembeli atau off-taker perlu diperhatikan agar petani memiliki kepastian pemasaran ketika memasuki masa panen.

Kepastian pasar menjadi salah satu hal penting untuk menjaga keberlanjutan usaha pertanian. Dengan dukungan sarana produksi, pendampingan teknis, dan pemasaran yang memadai, petani diharapkan memperoleh manfaat ekonomi dari kegiatan penanaman tersebut.

Pemkab Humbahas berharap gerakan ini dapat memberikan kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan cabai merah di Sumatera Utara. Upaya peningkatan produksi daerah diharapkan turut memperkuat ketahanan pangan dan membantu menjaga kestabilan harga komoditas strategis.

Melalui gerakan tersebut, pemerintah daerah mendorong keterlibatan berbagai pihak untuk memperkuat sektor pertanian. Harapannya, produksi cabai merah dari Humbang Hasundutan dapat mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan petani.

Dari Humbahas untuk Sumut, dari Sumut untuk Indonesia.

Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *