September 25, 2026

Operasi Ketupat Noken 2026 Dievaluasi, Kecelakaan Meningkat namun Korban Jiwa Menurun Tajam

IMG-20260326-WA0034

NABIRE, 26 Maret 2026 — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Papua Tengah merilis hasil evaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat Noken 2026 yang berlangsung sejak 13 hingga 25 Maret 2026. Evaluasi tersebut disampaikan berdasarkan analisa menyeluruh dari data yang dihimpun seluruh jajaran di wilayah hukum Polda Papua Tengah.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tren kecelakaan lalu lintas mengalami peningkatan sebanyak 3 kejadian atau naik 14,29 persen dibandingkan tahun 2025. Meski demikian, angka fatalitas justru mengalami penurunan signifikan, di mana korban meninggal dunia turun drastis dari 7 orang pada tahun lalu menjadi 2 orang pada tahun ini, atau berkurang sekitar 71 persen.

Dalam hal pelanggaran lalu lintas, Ditlantas mencatat capaian positif dengan tidak ditemukannya pelanggaran selama operasi berlangsung. Keberhasilan ini dinilai sebagai dampak dari pendekatan humanis melalui edukasi yang terus diberikan kepada masyarakat, sehingga kesadaran tertib berlalu lintas semakin meningkat.

Sementara itu, gangguan kamtibmas tercatat sebanyak 88 kasus selama operasi berlangsung. Kasus yang paling menonjol didominasi oleh tindak penganiayaan yang mengalami peningkatan sebanyak 15 kasus. Kendati demikian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat secara umum di delapan kabupaten wilayah Papua Tengah tetap dalam kondisi aman, kondusif, dan terkendali.

Untuk arus mudik, pergerakan masyarakat didominasi oleh moda transportasi udara dan laut, sementara transportasi darat tidak menjadi pilihan utama. Secara keseluruhan, arus mudik terpantau berjalan normal tanpa lonjakan signifikan, baik dari jumlah penumpang maupun penambahan armada. Polda Papua Tengah mengimbau masyarakat untuk terus menjaga ketertiban berlalu lintas demi keselamatan.

MPB ABIRAYANTI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *