Minggu Kasih di Gereja Monam, Polsek Kelila Rajut Kebersamaan, Tangkal Hoaks, dan Cegah Karhutla
MAMBERAMO TENGAH – Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui pendekatan humanis yang menyentuh kehidupan sosial dan keagamaan warga. Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan Minggu Kasih yang dilaksanakan Polsek Kelila di Gereja Monam, Kampung Yelonggolo, Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 11.40 WIT ini dipimpin Kapolsek Kelila, IPDA Alfius E. Simbiak, S.H., bersama Bripda Jean J. Maloali dan Bripda Carolando S.J.D. Renwarin. Kehadiran personel kepolisian dalam suasana ibadah menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan jemaat sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat.
Dalam suasana penuh kekhidmatan, personel Polsek Kelila menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama mengenai bahaya penyebaran berita bohong atau hoaks. Jemaat diajak untuk lebih cermat menerima informasi, memeriksa kebenaran sumber berita, serta tidak mudah menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Sikap bijak dalam bermedia sosial dinilai penting untuk menjaga persaudaraan dan mencegah munculnya kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Selain mengajak masyarakat memerangi hoaks, Polsek Kelila juga memberikan imbauan tentang pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk menghindari pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan potensi kebakaran. Partisipasi masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi kehidupan warga.
Melalui kegiatan Minggu Kasih, Polsek Kelila menegaskan pentingnya kebersamaan dalam menjaga keamanan, memperkuat toleransi, serta membangun kesadaran masyarakat terhadap berbagai persoalan yang dapat memengaruhi ketenteraman lingkungan. Gereja dan tokoh agama juga memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan perdamaian, mengedukasi jemaat, serta menumbuhkan kepedulian terhadap keamanan dan kelestarian alam.
Kegiatan berlangsung aman dan terkendali tanpa adanya kejadian menonjol. Melalui pendekatan yang mengedepankan komunikasi, kepedulian, dan kebersamaan, Polsek Kelila terus berupaya menghadirkan sosok Polri yang dekat dengan masyarakat. Sebab, keamanan yang kuat tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kepercayaan, persaudaraan, dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
