Merayakan Keberagaman: Keluarga Besar Pimum Media Group Rayakan Hari Raya Nyepi & Idul Fitri Dengan Suka Cita!
Balikpapan, 31 Maret 2025 – Momentum yang langka dan penuh makna terjadi di Bukit Damai Sejahtera, Balikpapan, ketika keluarga besar Pemimpin Umum Media Group, Priyono, menggelar perayaan ganda: Hari Raya Nyepi 1947 Saka dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
Dalam suasana yang penuh kebersamaan, acara ini menjadi bukti nyata bagaimana harmoni dalam keberagaman agama dapat terjalin erat dalam satu keluarga. Keluarga besar I Gede Srengen, ayah dari Priyono, yang berasal dari Singaraja, Bali, dan ibunya, Sutatri Marsilah dari Blitar, Jawa Timur, hadir dengan penuh suka cita merayakan dua hari besar keagamaan ini secara bersamaan.
Priyono: Anak Kolong yang Menjunjung Tinggi Keberagaman

Priyono, sosok yang dikenal sebagai Pemimpin Umum Media Nusantara, menaungi berbagai media besar seperti Putra Bhayangkara, Detektif, Lensa Polri, Radio Putra Bhayangkara, dan MPB TV. Ia merupakan anak kelima dari enam bersaudara dalam keluarganya, yang terdiri dari:
- I Putu Picu Ananta
- I Made Lenggana
- I Nyoman Mulya HS
- I Ketut Darma Santoso
- Priyono
- Ni Made Ida Suharmini
Menariknya, nama Priyono berbeda dengan saudara-saudaranya yang menggunakan nama khas Bali. Hal ini bukan tanpa alasan. Dalam tradisi yang dipercayai oleh orang tua saat itu, anak kelima dalam keluarga Pandawa harus “dibebaskan” (secara ritual), sehingga diberi nama yang berbeda, yakni Priyono. Meski demikian, ia tetap menjadi bagian erat dari keluarga besar yang menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan budaya Bali.
Keberagaman dalam Keluarga: Harmoni yang Hakiki
Yang lebih unik, dalam keluarga ini terdapat perbedaan keyakinan: sebagian memeluk agama Hindu dan sebagian lainnya memeluk agama Islam. Namun, perbedaan ini tidak menjadi penghalang, melainkan semakin mempererat tali silaturahmi dan toleransi di antara mereka. Sebuah contoh nyata bagaimana keberagaman justru dapat memperkuat persaudaraan.
Perayaan Penuh Makna di Bukit Damai Sejahtera
Acara yang digelar di rumah orang tua Priyono ini berlangsung meriah namun tetap sarat dengan makna spiritual. Suasana damai dan kekeluargaan terasa begitu kuat. Nyepi dijalani dengan penuh perenungan dan kesunyian, sementara Idul Fitri dirayakan dengan kehangatan dan saling memaafkan. Dalam satu momen yang sama, dua tradisi besar bersatu dalam harmoni.
“Kami ingin menunjukkan bahwa perbedaan itu bukan pemisah, tapi justru perekat. Keberagaman adalah kekayaan yang harus dijaga,” ujar Priyono dalam sambutannya.
Acara ini juga dihadiri oleh seluruh putra-putri keluarga besar I Gede Srengen. Mereka berkumpul, saling berbagi cerita, dan mempererat tali silaturahmi, menjadikan momen ini sebagai ajang berkumpul keluarga yang penuh makna.
Pesan untuk Indonesia: Harmoni dalam Keberagaman
Dalam kehidupan bermasyarakat, sering kali perbedaan justru menjadi pemicu perpecahan. Namun, keluarga besar Pemimpin Umum Media Group ini membuktikan bahwa perbedaan agama dan keyakinan bukanlah penghalang untuk hidup berdampingan dengan damai.
Di tengah derasnya arus informasi dan berbagai isu yang berpotensi memecah belah bangsa, perayaan ini menjadi simbol bahwa persatuan dalam keberagaman adalah kekuatan sejati bangsa Indonesia.
Selamat Hari Raya Nyepi 1947 Saka dan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H! Semoga keberkahan dan kedamaian senantiasa menyertai kita semua. Om Shanti, Shanti, Shanti Om. Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin wal Faizin.
Penulis: I Ketut Darma S, SH
