Memprihatinkan, Kendaraan Taktis Dalmas Polres SBD Rusak Berat dan Tak Layak Operasional
TAMBOLAKA, NTT – MPB NEWS, 22 Mei 2026 — Kondisi sarana penunjang tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur, kini menjadi sorotan serius. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan oleh Pimpinan Media Putra Bhayangkara NTT, Robert Syukur Djola, kendaraan dinas Pengendalian Massa (Dalmas) sekaligus kendaraan taktis milik Polres SBD dilaporkan mengalami kerusakan berat dan dinilai sudah tidak layak digunakan untuk operasional.
Situasi tersebut memunculkan keprihatinan mendalam dari berbagai kalangan masyarakat. Pasalnya, wilayah Sumba Barat Daya dinilai memiliki tingkat gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang cukup tinggi, termasuk sejumlah kasus kriminalitas menonjol seperti pembunuhan, penganiayaan, serta tindak pidana lainnya yang membutuhkan respons cepat aparat kepolisian.

Dalam kondisi darurat, kendaraan taktis dan armada Dalmas memiliki peran vital untuk mengangkut personel secara cepat dan efektif ke lokasi kejadian. Namun dengan kondisi armada yang rusak, masyarakat khawatir pelayanan kepolisian dapat terhambat.
Tokoh Masyarakat Desak Perhatian Mabes Polri
Melalui Media Putra Bhayangkara, sejumlah tokoh masyarakat di Kabupaten Sumba Barat Daya menyampaikan aspirasi dan harapan agar Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi tersebut.
Salah seorang tokoh masyarakat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyampaikan keprihatinannya atas minimnya fasilitas operasional yang dimiliki Polres SBD.
“Polres SBD harus menjadi prioritas perhatian dalam pemenuhan fasilitas operasional. Wilayah SBD tergolong rawan kriminalitas. Bagaimana aparat bisa bergerak cepat melayani dan mengamankan masyarakat jika kendaraan taktis pengangkut personel saja dalam kondisi rusak dan tidak layak?” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan kendaraan operasional yang memadai merupakan kebutuhan mendesak demi mendukung stabilitas keamanan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.
Sorotan Pasca Kunjungan Kapolda NTT
Persoalan keterbatasan sarana dan prasarana di Polres SBD sebenarnya bukan hal baru. Beberapa bulan sebelumnya, Kapolda NTT Irjen Pol. Rudy Darmoko, S.I.K., M.Si., dalam kunjungan kerjanya ke Mapolres SBD diketahui telah meninjau langsung kondisi kendaraan dinas serta fasilitas pendukung lainnya.
Pada kesempatan apel bersama Kapolres dan Pejabat Utama (PJU) Polda NTT di halaman Mapolres SBD, wartawan Media Putra Bhayangkara juga sempat melakukan wawancara doorstop terkait langkah konkret yang akan diambil untuk mengatasi minimnya armada operasional tersebut.
Namun hingga kini, masyarakat menilai belum terlihat adanya realisasi nyata berupa bantuan ataupun peremajaan kendaraan dinas dari tingkat pusat.
Harapan Masyarakat demi Optimalisasi Pelayanan
Masyarakat Sumba Barat Daya berharap keluhan terkait keterbatasan fasilitas operasional ini dapat segera mendapat perhatian langsung dari pimpinan Polri. Mereka menilai dukungan kendaraan taktis yang layak sangat penting untuk menunjang tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum secara maksimal di wilayah tersebut.
Dengan kondisi geografis dan tantangan kamtibmas yang cukup kompleks di Sumba Barat Daya, keberadaan armada operasional yang memadai dinilai bukan lagi sekadar kebutuhan, melainkan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan masyarakat.
Laporan: Robert Syukur Djola
