Longsor dan Pohon Tumbang Lumpuhkan Jalur Pakkat-Barus dan Pakkat-Parlilitan, Polres Humbahas Gerak Cepat Bantu Evakuasi
Pakkat, Humbang Hasundutan – Jumat, 14 Maret 2025
Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, pada Kamis malam (13/3/2025) sekitar pukul 19.00 WIB menyebabkan terjadinya tanah longsor dan pohon tumbang di beberapa titik. Akibatnya, akses jalan utama yang menghubungkan Pakkat-Barus dan Pakkat-Parlilitan sempat lumpuh total karena tertutup material longsor.
Kapolres Humbang Hasundutan, AKBP Hary Ardianto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas AKP M. Pandiangan, S.H., mengungkapkan bahwa setelah menerima laporan kejadian, pihaknya segera menerjunkan personel untuk membantu masyarakat dan melakukan pengaturan arus lalu lintas.
“Setelah mendapat laporan, kami langsung menurunkan personel untuk membantu evakuasi dan membersihkan material longsor di lokasi kejadian,” ujar AKP M. Pandiangan, Jumat pagi (14/3/2025).
Ia menjelaskan bahwa longsor dan pohon tumbang tersebut menyebabkan kemacetan panjang di dua jalur utama, yakni Pakkat-Barus dan Pakkat-Parlilitan. Material longsor yang menutup seluruh badan jalan menjadi hambatan utama bagi pengguna jalan yang melintas.
Evakuasi Cepat, Jalur Kembali Normal
Berkat kerja sama antara petugas gabungan dari Polres Humbahas dan masyarakat setempat, proses pembersihan material longsor berjalan lancar. Upaya tersebut membuahkan hasil sehingga arus lalu lintas di kedua jalur kembali normal dan bisa dilalui dari kedua arah.
“Saat ini, arus lalu lintas di lokasi kejadian sudah kembali normal. Personel kami masih berada di lokasi untuk membantu masyarakat yang melintas,” tambah AKP M. Pandiangan.
Imbauan Kewaspadaan di Musim Hujan
Meskipun jalur telah dibuka kembali, Kasat Lantas tetap mengimbau para pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim hujan yang rawan longsor dan pohon tumbang. Ia juga menekankan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
“Kami mengimbau seluruh pengendara untuk tetap berhati-hati saat melintas di wilayah rawan bencana dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas,” tutupnya.
Diterbitkan Oleh Media Putra Bhayangkara.
Frish H. Silaban
