November 5, 2026

Lantik 12 Pejabat, Wabup Taput Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Compress_20261009_220133_3238

Tapanuli Utara — Putrabhayangkara.id Jumat 09 Oktober 2026.

Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., melantik 12 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Jumat (9/10/2026). Pelantikan berlangsung di Aula Martua, Kantor Bupati Tapanuli Utara.

Dalam arahannya, Deni menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta mengutamakan kepentingan masyarakat dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, aparatur pemerintah harus mampu memberikan pelayanan yang berkualitas dan merespons kebutuhan masyarakat secara cepat.

“Jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu, setiap pejabat harus menjunjung tinggi integritas, bekerja secara profesional, serta menjadi teladan dalam menjalankan tugas,” tegas Deni.

Tekankan Tiga Prinsip Pelayanan

Wakil Bupati juga meminta para pejabat mempercepat peningkatan kinerja dan mendorong pelayanan publik yang lebih efektif. Ia menekankan bahwa keberadaan pemerintah harus dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pelayanan yang responsif dan berkelanjutan.

Deni menggarisbawahi tiga prinsip utama yang harus diterapkan aparatur, yakni available, reliable, dan sustainable.

Prinsip available berarti aparatur harus selalu hadir dan siap memberikan pelayanan. Sementara itu, reliable menuntut profesionalisme dan kemampuan memberikan pelayanan yang dapat diandalkan. Adapun sustainable menekankan kesinambungan program serta pelayanan pemerintah.

“Kita harus menerapkan prinsip available, reliable, dan sustainable. Artinya, kita selalu hadir dalam pelayanan kepada masyarakat, bekerja secara profesional dan dapat diandalkan, serta memastikan program dan pelayanan pemerintah dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Kadis Dukcapil dan Empat Pejabat Administrator

Dalam pelantikan tersebut, Pemkab Taput mengangkat Romusa Simanungkalit, S.T., M.M., sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tapanuli Utara.

Pengangkatan tersebut diharapkan dapat mendorong percepatan digitalisasi administrasi kependudukan serta meningkatkan inovasi pelayanan yang ramah dan humanis kepada masyarakat.

Selain itu, pemerintah daerah menetapkan empat pejabat administrator untuk mengisi posisi strategis di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Keempat pejabat tersebut meliputi:

1. drg. Bunga Uhur, M.M., sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
2. Nopita Simanjuntak, S.E., sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
3. Donald Hutagaol, S.K.M., sebagai Sekretaris Camat Pangaribuan.
4. Henky Ricard Sibarani, S.Pd., sebagai Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum pada Satuan Polisi Pamong Praja.

Pemkab Taput mengharapkan para pejabat administrator tersebut mampu menerjemahkan kebijakan pimpinan menjadi program dan tindakan nyata yang proaktif, responsif, serta akuntabel.

Tujuh Tenaga Kesehatan Diberi Tugas Tambahan

Selain pejabat struktural, pemerintah daerah juga memberikan tugas tambahan kepada tujuh tenaga kesehatan sebagai kepala dan pelaksana tugas kepala UPTD Puskesmas.

Penugasan tersebut mencakup wilayah Siborongborong, Paniaran, Silangit, Butar, dan Sipultak.

Pemerintah daerah menempatkan penguatan manajemen puskesmas sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Melalui penugasan tersebut, para tenaga kesehatan diharapkan mampu memperkuat pengelolaan fasilitas kesehatan dan memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang memadai.

Pelantikan 12 pejabat tersebut menjadi bagian dari penataan dan penguatan pelaksanaan tugas pemerintahan di Kabupaten Tapanuli Utara.

Wakil Bupati menegaskan bahwa setiap pejabat harus membuktikan tanggung jawabnya melalui kinerja yang profesional, integritas yang terjaga, serta pelayanan publik yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *