September 27, 2026

Komitmen Wujudkan SDM Sehat dan Produktif, Bupati Taput Alokasikan Rp38,06 Miliar untuk Premi JKN Tahun 2026

IMG-20260615-WA0011

TAPANULI UTARA – Senin 15 Juni 2026.

Putrabhayangkara.id

Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., terus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat melalui peningkatan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan pencapaian Universal Health Coverage (UHC).

Komitmen tersebut tercermin dari meningkatnya jumlah peserta JKN yang dibiayai Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara serta dukungan anggaran yang terus diperbesar dari tahun ke tahun. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara, jumlah peserta JKN yang ditanggung pemerintah daerah meningkat signifikan dari 53.032 peserta pada Juni 2024 dengan capaian UHC sebesar 90,21 persen menjadi 102.973 peserta pada Mei 2026 dengan tingkat cakupan mencapai 99,27 persen.

Peningkatan tersebut menunjukkan keberhasilan berbagai upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Selain optimalisasi pelayanan kesehatan hingga tingkat dusun melalui puskesmas yang beroperasi selama 24 jam, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga terus melakukan pembenahan pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Tarutung, baik dari sisi tenaga medis, sarana dan prasarana, maupun peningkatan kualitas pelayanan kepada pasien.

Perjalanan menuju cakupan kesehatan semesta terus menunjukkan tren positif. Pada Desember 2024, capaian UHC meningkat menjadi 97,77 persen dengan jumlah peserta sebanyak 75.694 jiwa. Meski sempat turun menjadi 96,49 persen pada Mei 2025, angka tersebut kembali meningkat menjadi 98,84 persen pada Desember 2025, naik menjadi 99,07 persen pada Januari 2026, dan mencapai 99,27 persen pada Mei 2026.

Capaian tersebut semakin mendekatkan Kabupaten Tapanuli Utara pada target Universal Health Coverage sebesar 100 persen, sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh perlindungan kesehatan secara merata dan berkelanjutan.

Sejalan dengan peningkatan kepesertaan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga terus memperkuat dukungan anggaran untuk pembayaran premi dan bantuan iuran JKN. Pada tahun 2023, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp17,17 miliar. Pada tahun 2024, anggaran tercatat sebesar Rp16,23 miliar, kemudian meningkat tajam menjadi Rp32,80 miliar pada tahun 2025.

Komitmen tersebut kembali diperkuat pada Tahun Anggaran 2026 dengan alokasi dana mencapai Rp38,06 miliar. Peningkatan anggaran tersebut merupakan wujud investasi pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Bupati Tapanuli Utara menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan prioritas pembangunan daerah. Menurutnya, dukungan anggaran yang terus meningkat merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat, terutama kelompok kurang mampu, tetap memperoleh akses pelayanan kesehatan yang layak dan berkesinambungan.

Melalui penguatan Program JKN dan pencapaian UHC yang terus meningkat, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap dapat mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera, sekaligus menjadikan kesehatan sebagai fondasi utama dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Diterbitkan Media Putra Bhayangkara ID
Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *