Kepsek SMAN 1 Enam Lingkung, Dra.Rahmawati,M.Si Bangga Atas Keberhasilan Siswa Lulus Jalur SNBP Dan SPAN- PTKIN
Padang Pariaman, putrabhayangkara.id.
Kabar bangga sekaligus bahagia menyelimuti orang tua murid juga para pendidik di lingkungan SMAN 1 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Propinsi Sumatera Barat, akan keberhasilan anak didiknya untuk terus melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi nasional.
Para siswa yang masuk dengan sistem seleksi nasional berdasarkan prestasi ( SNBP ) yang dilakukan berbagai perguruan tinggi terkemuka dan seleksi prestasi akademik nasional perguruan tinggi keagamaan islam negeri ( SPAN PTKIN ) tahun 2026.
Data yang diperoleh Wartawan Putra Bhayangkara.id. SMAN 1 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Propinsi Sumatera Barat, dari Kepsek Ny.Dra.Rahmawati,M.Si. pada Selasa 28/4/2026, diruang kerjanya, menjelaskan bahwa dalam proses penerimaan mahasiswa baru tahun 2026, SMAN 1 Enam Lingkung, melalui jalur seleksi nasional berdasarkan prestasi ada 41 orang, 2 orang susulan di Kemenkes dan SPAN PTKIN sebanyak 2 orang telah berhasil lulus. Sedangkan untuk jumlah kelas XII sebanyak 290 siswa.
Kembali ditambahkan oleh Kepsek SMAN 1 Enam Lingkung, Dra. Rahmawati,M.Si. para siswa dan siswi yang diterima di perguruan tinggi tersebut, atas prestasi akademik yang merupakan telah menjadi minat para siswa untuk melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi. Dari total siswa yang lulus kebanyakan melanjutkan ke perguruan tinggi Unand dengan berbagai jurusan dan disiplin ilmu.
“Alhamdullillah ,kami sebagai pendidik bangga dan bersyukur, anak- anak kami sukses gemilang untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang di cita- citakannya,” terang ny.Meri nama akrab panggilannya.
Menurut Dra.Rahmawati, M.Si bahwa SPAN PTKIN merupakan jalur seleksi nasional yang mengandalkan nilai rapor dan prestasi akademik sebagai indikator utama penilaian. Dan jalur ini tentu menjadi pintu masuk favorit ke perguruan tinggi keagamaan islam negeri.
” Alhamdullillah untuk tahun 2026 ini ada 41 orang peserta SMAN 1 Enam Lingkung dan 2 orang susulan di Kemenkes yang resmi telah dinyatakan lulus melalui jalur SNBP. Sedangkan jalur SPAN PTKIN hanya 2 orang. Memang jalur SPAN PTKIN sangat rendah minatnya. Padahal sosialisasi kami sebagai pendidik kepada wali murid sudah cukup dari lebih. Tapi memang minat siswa yang rendah. Kami bangga dan angka ini menunjukkan minat sangat tinggi juga kualitas peserta mampu bersaing secara nasional dan kami sungguh bangga,” ucap Dra.Rahmawati,M.Si yang pernah bertugas di Kepulauan Mentawai.
Sedangkan dalam rangka untuk terus meningkatkan kualitas guru dan siswa, Ny.Dra.Rahmawati,M.SI berupaya keras tetap berinovasi, mencetak siswa unggul dan bersaing lulusan kompeten, kreatif.
Selain juga ikut melakukan berbagai kegiatan, workshop, pelatihan dan seminar pendidikan. Dan perlu diketahui SMAN 1 Enam Lingkung, sejak 3 tahun nan lalu sudah menjalin kerjasama dengan GO untuk bimbel. Kegiatan bimbel tidak dipungut biaya dan gratis bagi siswa yang akan mengikutinya, untuk 10 kali pertemuan.
Untuk kedepan, langkah konsisten menjadi sebuah inspirasi bagi sekolah- sekolah yang ada di Propinsi Sumatera Barat. Untuk mewujudkan kualitas pendidikan perlu ditingkatkan kerja keras dan kerja nyata serta sebuah visi yang jelas. Saat kini ada 27 ruang belajar dengan jumlah siswa 914. SMAN 1 Enam Lingkung, masuk dalam posisi nomor 2 di Kabupaten Padang Pariaman.
Bagi siswa siswi tepat jam 07.00 wib pagi sudah harus berada di sekolah. Dan jam 7.30.wib masuk ruang belajar. ” Sekolah memperlakukan ini demi tegaknya disiplin. Dengan kedisiplinan yang tinggi, maka terbentuklah manusia yang tangguh dan punya integritas. Bukan hanya siswa saja di perlakukan, tapi juga bagi seluruh guru dan harus mengisi absen kehadiran,” ujar Kepsek SMAN 1 Enam Lingkung, mengakhiri.( Leo ).
