Hari Ke – 2 Konferensi Perdana Perempuan GIDI Wari Sukses Digelar, Pemda Tolikara Luncurkan Program 1000 HPK dan Festival Sagu
Tolikara, Papua Pegunungan, MPB — Wakapolres Tolikara AKP Budiharjo Kadir mendampingi Pemerintah Kabupaten Tolikara bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Tolikara sukses menyelenggarakan Konferensi Pertama Perempuan GIDI Distrik Wari (Taiyeve II) yang dirangkaikan dengan kunjungan Bunda PAUD serta peluncuran program 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan festival pangan lokal sagu. Kamis (19/3/2026).
Acara ini menjadi momentum penting dalam upaya pemberdayaan perempuan, penguatan ketahanan keluarga, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya gizi dan pendidikan sejak dini.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos, Wakil Bupati Tolikara, Yotam Wonda, SH., M.Si, Waka Polres Tolikara, AKP Budiharjo Kadir, Ketua TP-PKK Kabupaten Tolikara, Ny. Elisabet Y. Flassy Wandik, SE., MM, Ketua GOW Kabupaten Tolikara, Ny. Reni W. Wonda, Amd.Sos, Sejumlah kepala dinas, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat Distrik Wari.
Kegiatan dibuka dengan ibadah singkat oleh perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Tolikara yang menekankan peran penting perempuan dalam keluarga.
“Perempuan adalah pendidik pertama, pembentuk karakter, dan penjaga relasi dalam keluarga. Perempuan juga merupakan sumber berkat, baik secara spiritual, sosial, maupun ekonomi,”
Pesan tersebut menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan menjadi kunci dalam menciptakan keluarga dan masyarakat yang sejahtera.
Ketua TP-PKK Kabupaten Tolikara menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga edukatif melalui pelatihan keterampilan, antara lain:
1. Pembuatan aksesoris dari manik-manik dan bulu ayam.
2. Pengolahan makanan lokal berbahan dasar sagu
Pembuatan kue donat.
3. Edukasi dasar pengelolaan rumah tangga, termasuk mencuci pakaian dengan benar.
Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan ekonomi perempuan di Distrik Wari.
Dalam sambutannya, Bupati Tolikara menegaskan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan daerah.
“Mama-mama adalah tulang punggung keluarga. Jika keluarga sejahtera, maka desa, distrik, hingga kabupaten juga akan menjadi baik,” ujar Bupati.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun ketahanan masyarakat dari tingkat keluarga.
Peluncuran Festival Sagu dan Program 1000 HPK
Pada siang hari, Bupati Tolikara secara resmi meluncurkan festival sagu sebagai pangan lokal, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut.
“Dalam kondisi saat ini, kita harus memperkuat pangan lokal. Sagu adalah kekuatan kita,” tegas Bupati.
Selain itu, peluncuran program 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak sejak dini.
Penyerahan Bantuan dan Pelayanan Sosial
Sebagai bentuk kepedulian sosial:
1. Sebanyak 100 Alkitab diserahkan kepada masyarakat oleh Bupati bersama jajaran.
2. Dilaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis oleh tim medis sejak pagi hingga sore hari
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa oleh Pdt. Amos Kujiro pada sore hari. Panitia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama pelaksanaan kegiatan.
Waka Polres Tolikara AKP Budiharjo Kadir dalam laporannya memastikan bahwa seluruh kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar.
“Secara umum, situasi selama kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKP Budiharjo Kadir.
Direncanakan pada 20 Maret 2026, Bupati Tolikara bersama rombongan akan melanjutkan kunjungan kerja ke Distrik Douw untuk melaksanakan kegiatan serupa.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang konferensi perempuan, tetapi juga wadah pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan, penguatan pangan lokal, serta peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan keluarga. Sinergi antara pemerintah, Pihak Kepolisian, organisasi perempuan, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun Tolikara yang lebih sejahtera.
Penulis : Ardi
