Guyuran Hujan Semalam, Wilayah Tanggamus Terendam Banjir
Tanggamus, PutraBhayangkaraco.id – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Tanggamus sejak Senin siang (28/7) hingga Selasa pagi memicu banjir di sejumlah wilayah. Tiga kecamatan terdampak yakni Wonosobo, Semaka, dan Bandar Negeri Semuong (BNS), dengan puluhan rumah warga, sekolah, serta lahan pertanian tergenang.
Di Kecamatan BNS, air meluap ke permukiman warga di Pekon Gunung Doh dan Pekon Banding. Salah seorang warga, Sukri, membagikan video kondisi rumahnya yang terendam air pada pukul 04.15 WIB melalui media sosial. “Kami terbangun karena air tiba-tiba masuk rumah. Beberapa warga sempat terjebak karena tidak sempat menyelamatkan barang,” ujarnya.
Di Kecamatan Semaka, genangan terjadi hampir di seluruh pekon yang berada di aliran sungai Way Semaka. Fasilitas pendidikan dan jalan antarwilayah ikut terdampak, menyebabkan aktivitas warga lumpuh sementara.
Wilayah Wonosobo mencatatkan banjir cukup parah di Pekon Soponyono dan Banyu Urip. Jalan utama yang menghubungkan dua pekon itu sempat tertutup air sejak dini hari akibat luapan Way Ngarip. “Air naik cepat sekali, kami tak bisa melintas karena jalan tertutup air total,” kata seorang warga Soponyono.
Belum ada pernyataan resmi dari otoritas setempat terkait data kerugian maupun jumlah warga terdampak. Namun pantauan di lapangan menunjukkan banjir menyebabkan kerusakan pada sawah dan infrastruktur desa.
Luapan air sungai Way Semaka dan Way Ngarip menjadi penyebab utama banjir kali ini. Debit air yang tinggi akibat hujan terus-menerus membuat tanggul sungai tak mampu menampung aliran yang meningkat.
Warga berharap adanya penanganan segera dari pemerintah, termasuk pendistribusian bantuan darurat dan pendataan kerugian. “Kami minta ada solusi jangka panjang, bukan hanya penanganan sementara,” ujar tokoh masyarakat setempat.
Beberapa tim relawan dan aparat desa telah melakukan evakuasi mandiri untuk warga lansia dan anak-anak. Akses menuju beberapa lokasi masih terhambat akibat jalan licin dan berlumpur.
Hingga berita ini diturunkan, hujan masih berlangsung di beberapa wilayah, sementara warga tetap siaga menghadapi potensi banjir susulan. (WG YONE)
