Ming. Agu 2nd, 2026

FORPROV II 2026 Sukses Digelar, FORSPEK Kalbar Siapkan Atlet Menuju Ajang Nasional

Singkawang – Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Tahun 2026 cabang olahraga ketapel yang diselenggarakan Forum Silaturahmi Pecinta Ketapel (FORSPEK) Kalimantan Barat sukses digelar di Kota Singkawang pada 6–7 Juli 2026. Seluruh rangkaian pertandingan berlangsung tertib, aman, lancar, dan selesai sesuai jadwal.

FORPROV II menjadi ajang penting bagi perkembangan olahraga ketapel di Kalimantan Barat. Selain menjadi wadah kompetisi yang sehat, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antar-atlet, pelatih, pengurus, serta komunitas pecinta ketapel dari berbagai kabupaten dan kota.

Ketua FORSPEK Kalimantan Barat, Sholihin Yakuza, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan FORPROV II. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang telah mendukung sejak tahap persiapan hingga berakhirnya pertandingan.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian pertandingan FORPROV II cabang olahraga ketapel dapat terlaksana dengan baik, aman, lancar, dan tepat waktu. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini berjalan sukses,” ujar Sholihin.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada KORMI Kalimantan Barat, Pemerintah Kota Singkawang sebagai tuan rumah FORPROV II, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Barat, KORMI Kota Singkawang, panitia pelaksana, dewan juri, perangkat pertandingan, serta seluruh pengurus FORSPEK kabupaten dan kota yang telah mengirimkan atlet terbaiknya.

Menurut Sholihin, tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa olahraga ketapel semakin berkembang dan diminati masyarakat. Semangat sportivitas yang ditunjukkan para atlet menjadi bukti bahwa olahraga masyarakat mampu menjadi sarana pembinaan prestasi sekaligus memperkuat persaudaraan antardaerah.

Ia juga mengungkapkan kabar menggembirakan bahwa FORSPEK Kalimantan Barat telah berhasil terkurasi di Puspernas. Pencapaian tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembinaan atlet dan membuka peluang lebih besar bagi atlet Kalbar untuk tampil pada ajang olahraga masyarakat tingkat nasional.

“Terakurasinya FORSPEK Kalbar di Puspernas merupakan kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet. Kami berharap semakin banyak atlet Kalimantan Barat yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” jelasnya.

Sholihin turut memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Ia mengucapkan selamat kepada para juara yang berhasil meraih podium dan berharap prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus berkembang.

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh atlet yang berhasil menjadi juara sesuai kategori masing-masing. Teruslah berlatih agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi,” katanya.

Bagi atlet yang belum berhasil meraih medali, Sholihin berpesan agar tidak berkecil hati. Menurutnya, kekalahan merupakan bagian dari proses menuju keberhasilan.

“Jangan pernah menyerah. Terus berlatih, lakukan evaluasi, dan persiapkan diri untuk kompetisi berikutnya. Kesempatan meraih prestasi masih terbuka lebar,” pesannya.

Sebagai bentuk komitmen memajukan olahraga ketapel di Kalimantan Barat, FORSPEK Kalbar telah menyiapkan sejumlah agenda kejuaraan pada tahun mendatang. Beberapa daerah seperti Kota Singkawang, Kota Pontianak, dan Kabupaten Kubu Raya telah menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertandingan.

Melalui kompetisi yang berkelanjutan tersebut, FORSPEK Kalbar berharap proses pembinaan atlet dapat berjalan secara konsisten sehingga lahir atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Barat di tingkat regional maupun nasional.

“Kami mengajak seluruh pengurus FORSPEK kabupaten dan kota untuk mulai mempersiapkan atlet terbaiknya sejak sekarang. Tingkatkan latihan, pembinaan, dan regenerasi atlet agar kualitas kompetisi semakin meningkat. Insya Allah, kita akan kembali bertemu dalam kejuaraan berikutnya di Singkawang, Pontianak, dan Kubu Raya dengan semangat yang lebih besar untuk memajukan olahraga ketapel di Kalimantan Barat,” tutup Sholihin.(Sabirin)

Related Post