September 25, 2026

Kemendagri Tinjau Posyandu Melati di Lintongnihuta, Bahas Penguatan Pelayanan Enam SPM

IMG-20260924-WA0043

 

HUMBANG HASUNDUTAN – Kamis 24 September 2026. Putrabhayangkara.id

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meninjau langsung pelaksanaan pelayanan Posyandu Melati di Pustu Desa Sibuntuon Parpae, Kecamatan Lintongnihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Kamis (24/9/2026).

Kunjungan tersebut berlangsung menjelang rapat koordinasi teknis pembinaan lembaga Posyandu dalam implementasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) desa dan kelurahan di Kabupaten Humbahas.

Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Dr. La Ode Ahmad P. Bolombo memimpin rombongan dalam kunjungan tersebut. Ia didampingi Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Murtono, M.Si., Direktur Fasilitasi Lembaga Kemasyarakatan dan Adat Desa, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, serta Pos Pelayanan Terpadu Nitta Rosalin.

Rombongan juga melibatkan Direktur Fasilitasi Kerja Sama, Lembaga Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa Dr. Zanariah.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Humbahas Ny. Erma Oloan P. Nababan menyambut rombongan bersama Plt. Camat Lintongnihuta Ebenezer, Kepala UPT Puskesmas Sigompul Rina Nababan, Kepala Desa Sibuntuon Parpae Hulman Sihombing serta para kader Posyandu.

Dalam kunjungan itu, jajaran Kemendagri berdialog langsung dengan para kader Posyandu. Para kader menyampaikan pelaksanaan pelayanan di tingkat desa sekaligus berbagai upaya yang mereka lakukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

Dialog tersebut memberikan gambaran mengenai pelaksanaan pelayanan Posyandu secara langsung di tengah masyarakat. Kemendagri juga mendapat masukan dari para kader mengenai kebutuhan dan tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan pelayanan di tingkat desa.

Dr. La Ode Ahmad P. Bolombo mengapresiasi keterlibatan aktif para kader Posyandu. Ia menilai kader memiliki peran penting karena berhadapan langsung dengan masyarakat dalam memberikan pelayanan berbasis komunitas.

Menurutnya, keberadaan kader menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan keluarga dan masyarakat. Karena itu, penguatan Posyandu perlu berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas dan peran kader di lapangan.

Kunjungan tersebut juga memperkuat upaya pemerintah dalam mengembangkan Posyandu sebagai wadah pelayanan terpadu berbasis masyarakat. Melalui integrasi enam bidang SPM, pemerintah mendorong pelayanan di tingkat desa agar semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Kegiatan di Posyandu Melati menjadi bagian dari rangkaian agenda Kemendagri di Kabupaten Humbahas dalam memperkuat implementasi pelayanan terpadu serta pembinaan kelembagaan Posyandu di tingkat desa dan kelurahan.

Penulis: Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *