Diduga Proyek Siluman, Kegiatan Rabat Beton di Pandan Jaya Terkesan Luput Dari Pengawasan
Tanjabtim, (putrabhayangkara.id) – Proyek siluman dalam konteks Indonesia merujuk pada proyek pembangunan yang tidak memiliki papan informasi proyek, sehingga sulit untuk diketahui asal-usul, anggaran, dan pelaksanaannya. Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan proyek yang diduga tidak transparan, dan berpotensi menyalahgunakan anggaran.
Ciri khas proyek siluman adalah ketiadaan papan informasi yang seharusnya dipasang di lokasi proyek, yang berisi detail seperti nama proyek, sumber dana, kontraktor pelaksana, dan lain-lain.
Tanpa papan proyek, masyarakat sulit mendapatkan informasi mengenai proyek yang sedang berlangsung, termasuk sumber anggarannya, sehingga muncul dugaan adanya penyalahgunaan.
Seperti yang terjadi kegiatan rabat beton di rt 10 rw 03 Kelurahan Pandan Jaya Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi.
Terpantau dilokasi kegiatan, bahwa kegitan pekerjaan rabat beton tersebut tidak terlihat Papan informasi kegiatan.
Menurut informasi dilapangan, salah satu pekerja saat dikomfirmasi mengatakan, bahwa pekerjaan ini sudah berjalan tiga hari, ia juga menyebutkan pekerjaan ini sudah mencapai lebih kurang dari 40M, dari volume 100M. Pekerjaa ini menyebutkan belum pernah melihat pihak rekanan atau kontraktor turun ke lokasi. Selasa, (01 Juli 2025).
” infonyo ini punyo mak jando bang, sayo dak tau jugo namo nyo, belum pernah lihat dio turun ke lapangan.” Ujar salah satu pekerja ini.
Sementara itu Kabid Dinas Perkim, Sinta Olivia belum bisa dikomfirmasi, dikrenakan pesan whatsApp nya conteng satu. Hingga berita ini diterbitkan. (Jhon.T)
