September 26, 2026

Bupati Humbahas Hadiri Sosialisasi Sekolah Rakyat Bersama Menteri Sosial di Medan: Upaya Strategis Memutus Rantai Kemiskinan Melalui Pendidikan

Medan, Jumat 11 April 2025

Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dr. Oloan P. Nababan, S.H., M.H., menghadiri kegiatan sosialisasi pembentukan Sekolah Rakyat bersama Menteri Sosial RI, Dr. (H.C.) Saifullah Yusuf, yang digelar di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan. Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan ini, Sekretaris Daerah Chiristison Rudianto Marbun, Kepala Dinas Sosial Frans Judika Pasaribu, serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan Martahan Panjaitan.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari program nasional yang dirancang untuk menjawab tantangan kemiskinan ekstrem melalui intervensi berbasis pendidikan. Program Sekolah Rakyat merupakan implementasi langsung dari visi-misi Presiden RI Prabowo Subianto dalam membangun Indonesia dari pinggiran, serta memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal karena persoalan ekonomi.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Program ini akan menggratiskan seluruh kebutuhan peserta didik, mulai dari biaya pendidikan, seragam sekolah, konsumsi harian, hingga fasilitas asrama. “Sekolah ini 100 persen gratis dan menyeluruh. Ini adalah bentuk nyata keberpihakan negara terhadap kelompok rentan,” ujar Saifullah.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, dalam laporannya menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 21 kabupaten/kota di Sumut yang telah mengusulkan pembentukan Sekolah Rakyat. Salah satu lokasi yang telah ditinjau adalah di Kota Tebingtinggi. Bobby menyampaikan apresiasi kepada Presiden atas perhatian khusus terhadap Sumut sebagai daerah prioritas program ini.

“Saya berharap dari 21 daerah yang telah mengusulkan, seluruhnya dapat segera direalisasikan. Sementara daerah lain masih dalam proses pengadaan lahan,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa kunci utama pendirian Sekolah Rakyat adalah kesiapan lahan minimal 6 hektare yang menjadi syarat mutlak dari Kementerian Sosial.

Bupati Humbahas, dalam keterangannya singkatnya, menyambut positif gagasan ini dan menegaskan komitmen Pemkab Humbahas untuk turut mendukung penyediaan lahan serta mengintegrasikan program ini dengan arah pembangunan pendidikan di daerahnya. “Kami akan mengkaji dengan cermat ketersediaan aset lahan dan kebutuhan teknis lainnya agar program ini dapat hadir di Humbahas,” ungkap Dr. Oloan.

Sekolah Rakyat menjadi simbol intervensi strategis negara dalam memutus rantai kemiskinan antar-generasi. Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan bahwa kemajuan daerah sangat ditentukan oleh sinergi antara kebijakan pusat dan kesiapan pemerintah daerah.

Diterbitkan oleh:
Media Putra Bhayangkara 11 April 2025 Frish H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *