Bazar Murah Petani Lokal Panen Bayam Yang Dipelopori Oleh Wakil Bupati Abang Ijo Hapidin
PURWAKARTA , putrabhayangkara.id – Harga bayam dari petani saat ini terpantau bervariasi, dengan harga rata-rata Rp5.000 – Rp6.000 per ikat, namun bisa turun drastis hingga Rp1.000 – Rp2.000 per ikat saat panen raya, seperti tadi sore pada Rabu,2 April 2026 Jam 16:00 WIB. Petani lokal Purwakarta mengadakan bazar murah jual bayam perikat 2000 dan 3 ikat 5000 rupiah , yang di gelar disamping depan Gerbang P.t Metro Pearl Indonesia Jl.Pramuka Desa Bunder Jatiluhur Purwakarta. sehingga berkolaborasi bersama Pt.Metro yang memfasilitasi tempat, hasil rekomendasi dari Ketua DPRD Purwakarta dan Wakil Ketua Komisi 1 dari Fraksi Gerindra hj.Nina Heltina yang di dampingi oleh Kepala Desa Bunder Tedi Moch Taufik Beserta RT RW setempat.
Sehingga hj.nina heltina sekaligus mewakili Wakil Bupati Abang Ijo hafidin yang tidak bisa Hadir ,pada saat di wawancara menyarankan untuk kedepannya supaya lebih dari beberapa item yang bisa di jual murah di sini bukan hanya bayam saja karena harga murah membuat para warga dan karyawan P.t Metro begitu antusias berharap dan membelinya.
Sedangkan di pasar tradisional saat ini (April 2026), harga bayam terpantau bervariasi antara Rp4.000 hingga Rp10.000 per ikat, tergantung pada melimpahnya stok dan lokasi pasar.
Ketika banyak petani memanen bayam secara bersamaan, penawaran di pasar melebihi permintaan.
Kondisi Cuaca musim hujan atau awal kemarau, hasil panen seringkali sangat bagus dan melimpah, yang dapat menekan harga jual.
Pemerintah Indonesia secara aktif mendorong budidaya sayuran sebagai salah satu pilar ketahanan pangan nasional, terutama untuk pemenuhan gizi keluarga dan penguatan ekonomi lokal. Dukungan ini diwujudkan melalui berbagai program strategis yang menekankan pada pemanfaatan lahan terbatas dan diversifikasi pangan.( Monna)
