Bupati Taput dan Mendikdasmen Bahas Peningkatan Mutu Pendidikan Bersama Guru
TAPANULI UTARA – Putrabhayangkara.id Kamis 15 Oktober 2026.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar dialog pendidikan bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI), Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Kamis (15/10/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan mutu pendidikan, pemerataan sarana, serta berbagai tantangan yang dihadapi tenaga pendidik di daerah.
Kegiatan ini mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, guru, dan kepala sekolah untuk membahas langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Kabupaten Tapanuli Utara.
Dialog tersebut dihadiri Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Staf Khusus Menteri Didik Suhardi, Ph.D., Direktur SMP Dr. Maulani Mega Hapsari, serta ratusan guru dan kepala sekolah dari jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK.
Bupati Paparkan Kondisi Pendidikan Daerah
Dalam sambutannya, Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyampaikan apresiasi atas kehadiran Mendikdasmen yang bersedia berdialog langsung dengan para tenaga pendidik.
Bupati juga memaparkan kondisi pendidikan di Tapanuli Utara, termasuk persebaran sekolah hingga pelosok desa dan pemetaan tenaga pendidik pada sejumlah jenjang pendidikan.
Menurutnya, pemerataan layanan pendidikan membutuhkan komitmen pemerintah agar seluruh siswa memperoleh kesempatan belajar yang layak.
“Kehadiran Bapak Menteri di tengah-tengah para guru dan kepala sekolah merupakan sebuah kehormatan sekaligus motivasi besar bagi dunia pendidikan Tapanuli Utara. Pemerintah Kabupaten terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan pemerataan sarana agar seluruh anak bangsa di Tapanuli Utara mendapatkan hak pembelajaran yang layak,” ujar Bupati.
Mendikdasmen Tekankan Pendidikan Bermutu
Sementara itu, Abdul Mu’ti mengapresiasi sambutan Pemkab Tapanuli Utara dan partisipasi para pendidik dalam dialog tersebut.
Ia menegaskan bahwa pendidikan menjadi salah satu kunci utama kemajuan bangsa. Sejalan dengan Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto, Kemendikdasmen mengusung visi Pendidikan Bermutu untuk Semua.
Visi tersebut menitikberatkan pemerataan akses pendidikan sekaligus peningkatan kualitas pembelajaran di seluruh wilayah Indonesia.
Abdul Mu’ti juga menekankan pentingnya keterpaduan program, penguatan infrastruktur fisik dan pedagogis, serta dukungan regulasi yang tepat.
“Kami juga sangat terbuka terhadap masukan, saran, dan kritik dari para guru di lapangan sebagai bagian dari upaya continuous improvement mutu pendidikan kita,” tegasnya.
Guru Sampaikan Aspirasi
Dialog berlangsung interaktif. Para guru dan kepala sekolah memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi, kendala pembelajaran, serta pandangan mengenai peningkatan kompetensi guru dan perbaikan sarana pendidikan.
Melalui forum ini, pemerintah pusat dan daerah memperoleh ruang untuk menyerap masukan langsung dari tenaga pendidik sebagai bahan pertimbangan dalam memperkuat kebijakan pendidikan.
Peningkatan mutu pembelajaran dan pemerataan layanan pendidikan diharapkan terus menjadi perhatian bersama demi mendukung kebutuhan siswa di Kabupaten Tapanuli Utara.
Frish. H. Silaban
