September 8, 2026

Kebakaran Dua Rumah di Sionom Hudon Selatan, Pemkab Humbahas Bergerak Cepat

IMG-20260905-WA0019

 

HUMBANG HASUNDUTAN – Sabtu 05 September 2026. Putrabhayangkara.id

Kebakaran menghanguskan satu unit rumah dan merusak satu rumah lainnya di Desa Sionom Hudon Selatan, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, Sabtu dini hari, 5 September 2026. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta.

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bidang Pencegahan dan Pemadam Kebakaran langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan mengenai peristiwa kebakaran tersebut.

Informasi kejadian diterima petugas pemadam kebakaran pada pukul 03.14 WIB. Setelah laporan diterima, satu unit armada pemadam kebakaran bersama personel segera dikerahkan menuju Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) di Desa Sionom Hudon Selatan.

Petugas bergerak untuk melakukan pemadaman sekaligus mengantisipasi agar kobaran api tidak merambat ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.

Berdasarkan pendataan yang dilakukan di lokasi kejadian, terdapat dua unit rumah yang terdampak kebakaran. Rumah milik Musdayan Pusuk (50) mengalami kerusakan berat akibat kobaran api.

Sementara itu, rumah milik Timon Barutu (60) juga terdampak peristiwa tersebut, namun tingkat kerusakannya dikategorikan ringan.

Dalam proses penanganan, petugas pemadam kebakaran tidak bekerja sendiri. Masyarakat setempat turut membantu melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Setelah proses pemadaman dilakukan, situasi di lokasi dinyatakan aman dan terkendali.

Tidak Ada Korban Jiwa

Peristiwa kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, dua rumah warga terdampak dan menimbulkan kerugian material yang cukup besar.

Berdasarkan taksiran sementara, total kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta. Nilai tersebut masih merupakan perkiraan dan dapat berubah sesuai hasil pendataan serta penilaian lebih lanjut terhadap kerusakan dan barang-barang yang terdampak.

Hingga penanganan selesai dilakukan, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Pemerintah daerah maupun petugas terkait masih memerlukan informasi dan pendataan lebih lanjut untuk mengetahui sumber awal munculnya api.

Peristiwa yang terjadi pada waktu dini hari menjadi perhatian tersendiri karena kebakaran pada jam tersebut berpotensi terlambat diketahui sehingga api dapat dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.

Pemkab Humbahas Imbau Warga Waspada

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dialami warga Desa Sionom Hudon Selatan. Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi penyebab kebakaran, terutama ketika malam hingga dini hari.

Masyarakat diimbau memastikan kondisi instalasi listrik tetap aman dan tidak terdapat kabel atau sambungan listrik yang berpotensi menimbulkan korsleting. Selain itu, penggunaan kompor serta berbagai sumber api lainnya juga perlu diperiksa sebelum warga meninggalkan rumah atau beristirahat.

Kewaspadaan tersebut penting dilakukan sebagai langkah pencegahan, mengingat kebakaran rumah dapat terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan kerugian material yang besar.

Respons cepat petugas pemadam kebakaran bersama masyarakat dalam peristiwa tersebut menjadi bagian penting dalam mengendalikan kobaran api serta mencegah dampak yang lebih luas.

Dengan tidak adanya korban jiwa, perhatian selanjutnya diarahkan terhadap kondisi para warga yang rumahnya terdampak serta pendataan kerugian akibat musibah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melalui petugas terkait terus mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan di dalam rumah, khususnya terhadap instalasi listrik, kompor dan sumber api lainnya.

Kebakaran di Desa Sionom Hudon Selatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kewaspadaan masyarakat dan kecepatan penanganan petugas menjadi dua faktor penting dalam mencegah kebakaran berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *