Agustus 14, 2026

PASPORIA Gaspol Meriahkan Semarak HUT ke-81 RI, Imigrasi Pontianak Layani 250 Pemohon Paspor

IMG-20260809-WA0015

PONTIANAK – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak resmi membuka rangkaian Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui kegiatan “PASPORIA Gaspol: Gerakan Paspor Lintas Otomotif”, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Kopi Asiang, Jalan Ahmad Yani 2, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, tersebut menjadi inovasi lanjutan dari program Pasporia atau Paspor Minggu Ceria, yakni layanan jemput bola pembuatan paspor pada hari libur.

Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, PASPORIA Gaspol kali ini menggandeng komunitas rider Kalimantan Barat di bawah naungan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalbar dan Indonesia Offroad Federation (IOF) Kalbar.

Rangkaian kegiatan diawali dengan konvoi atau rolling touring ratusan rider dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak menuju lokasi acara. Konvoi mendapat pengawalan dari pihak kepolisian.

Setibanya di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan seremoni pembukaan, pembagian snack, foto bersama, hingga pelayanan paspor dan berbagai hiburan yang berlangsung sepanjang hari.

Dalam kegiatan tersebut, Kantor Imigrasi Pontianak menyediakan layanan Eazy Passport dengan kuota hingga 250 pemohon. Layanan meliputi penerimaan permohonan paspor, pengambilan data biometrik, hingga konsultasi terkait keimigrasian.

Selain pelayanan paspor, kegiatan juga diisi talk show bertajuk “Ride Beyond Borders, Kupas Tuntas Lintas Negara yang Aman dan Legal”.

Talk show menghadirkan sejumlah narasumber dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Dinas Perhubungan, serta Konsulat Malaysia di Kalimantan Barat.

Berbagai persoalan yang berkaitan dengan perjalanan lintas negara dibahas dalam forum tersebut, mulai dari legalitas kendaraan lintas negara, ketentuan keimigrasian dan kepabeanan, keselamatan berkendara, hingga manajemen logistik dan biaya perjalanan lintas batas.

Suasana kegiatan semakin semarak dengan pertunjukan musik serta permainan interaktif, seperti panahan, bola gelinding, tebak posisi, hingga pembagian doorprize bagi peserta dan pengunjung.

Panitia juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta dan panitia, meliputi pemeriksaan gula darah, tekanan darah, dan berat badan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Sam Fernando, mengatakan PASPORIA Gaspol merupakan bentuk komitmen jajaran Imigrasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang inovatif, mudah diakses, sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan komunitas otomotif juga menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dan kolaborasi, khususnya dengan komunitas yang memiliki aktivitas perjalanan lintas daerah maupun lintas negara.

Kegiatan tersebut juga dinilai relevan dengan posisi Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Karena itu, edukasi mengenai dokumen perjalanan, aturan lintas batas, serta aspek keselamatan dan legalitas menjadi penting bagi masyarakat.

Selain memberikan kemudahan pelayanan paspor di luar hari kerja, PASPORIA Gaspol diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memiliki dokumen perjalanan yang sah serta mendorong peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor keimigrasian.

Panitia menargetkan sekitar 250 hingga 300 rider turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, sementara kuota pelayanan paspor disiapkan bagi 250 pemohon.

PASPORIA Gaspol sekaligus menjadi penanda dimulainya rangkaian Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak.

Sejumlah kegiatan telah disiapkan hingga pertengahan Agustus 2026, di antaranya pelayanan publik keimigrasian, bakti sosial, perlombaan tradisional, aksi bersih kemerdekaan, serta pertandingan olahraga.

Rangkaian tersebut akan mencapai puncaknya melalui pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak ingin menghadirkan semangat kemerdekaan yang tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui pelayanan publik yang humanis, inovatif, dan semakin dekat dengan masyarakat.(Sabirin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *