September 25, 2026

527 Unit Alsintan Disalurkan, Pemkab Taput Dorong Percepatan Pemulihan Pertanian Pascabencana

IMG-20260925-WA0022

TARUTUNG – Jumat 25 September 2026 Putrabhayangkara.id

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mendorong percepatan pemulihan sektor pertanian pascabencana dengan memperkuat dukungan alat dan mesin pertanian (Alsintan) bagi kelompok tani.

Sebanyak 527 unit Alsintan diserahkan kepada kelompok tani dari berbagai wilayah di Kabupaten Tapanuli Utara. Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., menyerahkan bantuan tersebut di Lapangan Serbaguna Tarutung, Jumat (25/9/2026).

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten Tapanuli Utara. Pemerintah daerah mengangkat tema “Pertanian Berkelanjutan, Ekonomi Tapanuli Utara Maju” dalam peringatan tersebut.

Bantuan Alsintan memiliki peran penting dalam mendukung pengolahan lahan, terutama ketika pemerintah daerah melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi lahan pertanian yang terdampak bencana. Dinas Pertanian Taput mencatat program rehabilitasi dan rekonstruksi tersebut mencakup lahan seluas 621 hektare.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara, Victor Siagian, menyampaikan bahwa pemerintah daerah tidak bekerja sendiri dalam memenuhi kebutuhan Alsintan bagi petani. Penyediaan bantuan melibatkan sinergi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kementerian Pertanian, TNI, serta dukungan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Sarulla Operations Ltd (SOL).

“Sinergi lintas sektor ini menjadi bagian dari upaya mendukung pemulihan lahan pertanian pascabencana,” kata Victor dalam laporannya.

Dari 527 unit yang disalurkan, pemerintah memberikan 190 unit hand tractor dan 99 unit rotary crawler. Selain itu, kelompok tani menerima 82 unit handsprayer serta sejumlah pompa air, cultivator dan alat pemipil jagung.

Penyaluran di Tarutung merupakan tahap ketiga. Sebelumnya, pemerintah telah mendistribusikan Alsintan kepada kelompok tani di Kecamatan Pangaribuan dan Kecamatan Purba Tua.

Bupati JTP Hutabarat mengatakan pemerintah daerah menempatkan sektor pertanian sebagai salah satu bagian penting dalam upaya meningkatkan pendapatan masyarakat. Menurutnya, mayoritas masyarakat Taput masih menggantungkan aktivitas ekonomi pada sektor agraris.

Karena itu, pemerintah tidak hanya memberikan bantuan berupa peralatan. Pemkab Taput juga menyiapkan dukungan benih unggul untuk membantu petani meningkatkan produksi.

“Ini merupakan komitmen kami bersama Pak Wakil Bupati untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui sektor pertanian. Dukungan Pemkab Tapanuli Utara tidak hanya berhenti pada penyediaan alat dan mesin pertanian semata, tetapi juga disempurnakan dengan penyediaan benih-benih unggul bagi para petani,” ujar JTP.

JTP meminta kelompok tani menjaga sekaligus menggunakan Alsintan sesuai kebutuhan. Ia juga menekankan pentingnya pendampingan setelah bantuan diterima agar pemerintah dapat mengetahui manfaat peralatan terhadap kegiatan pertanian.

“Alsintan ini harus dimanfaatkan dan dirawat dengan baik. Jangan berhenti pada serah terima, tetapi harus dilanjutkan dengan pendampingan hingga pengolahan lahan serta evaluasi terhadap produksi dan produktivitas,” tegasnya.

Dengan dukungan mekanisasi, pemerintah berharap petani dapat mengelola lahan secara lebih efektif dan mempercepat kembali aktivitas produksi pada lahan yang terdampak bencana. Pemerintah daerah juga mendorong pengawasan dan pendampingan agar bantuan yang telah disalurkan benar-benar digunakan untuk kepentingan kelompok tani.

Penyaluran 527 unit Alsintan tersebut sekaligus memperkuat agenda pembangunan pertanian Taput dalam rangka mewujudkan pertanian berkelanjutan dan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *