Begal di Mekarsari, Polisi Bergerak Cepat: Warganet Ramai Beri Dukungan
Mesuji – Gerak cepat aparat Polsek Tanjung Raya bersama Tekab 308 Polres Mesuji kembali menuai apresiasi publik. Polisi langsung turun ke lapangan setelah menerima laporan aksi pembegalan di sekitar area kuburan Mekarsari, Kecamatan Tanjung Raya, pada Minggu (07/09) sore.
Informasi mengenai insiden ini semula beredar di media sosial dan segera direspons aparat. Kehadiran polisi di lokasi membuat warganet merasa lega. Dukungan publik pun deras mengalir, dengan ratusan tanda suka, puluhan komentar, hingga dibagikan belasan kali.
“Semoga cepat tertangkap,” tulis seorang pengguna Facebook yang komentarnya mendapat banyak reaksi setuju.
Jalur Perkebunan Masih Rawan
Kasus ini juga kembali memunculkan diskusi publik tentang kerawanan jalur perkebunan di Mesuji. Banyak warga menilai jalan sepi dengan penerangan minim menjadi target empuk pelaku kejahatan jalanan.
“Kalau lewat jalan kebun sore atau malam, memang rawan. Perlu ada patroli rutin,” tulis salah seorang warganet.
Dari penelusuran, kawasan perkebunan sawit di Mesuji memang kerap menjadi titik rawan, terutama bagi pengendara motor yang melintas sendirian. Jalan panjang dan jauh dari permukiman membuat pengawasan aparat tidak mudah.
Polisi Siapkan Langkah Pencegahan
Kepolisian setempat menegaskan bahwa selain mengejar pelaku, mereka juga akan meningkatkan patroli gabungan di jalur rawan. Polsek Tanjung Raya bersama Tekab 308 mengimbau masyarakat agar segera melapor bila menemukan aktivitas mencurigakan.
“Langkah preventif perlu diperkuat. Kami akan berkoordinasi dengan masyarakat agar keamanan tetap terjaga,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Dengan kolaborasi antara aparat dan warga, jalur perkebunan yang vital bagi mobilitas ekonomi masyarakat diharapkan tidak lagi menjadi arena ketakutan, melainkan jalur yang aman untuk dilalui. [Tim 007 Lampung]
