Plt. Bupati Tapanuli Utara Deni Lumbantoruan Buka Rakernas Gepkin 2025, Dorong Gereja Aktif dalam Pembangunan Daerah
Tapanuli Utara, Selasa 25 Februari 2025
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Lumbantoruan, M.Eng, secara resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2025 Gereja Pantekosta Kudus Indonesia (Gepkin) di Gereja Gepkin Tarutung Kota. Dengan mengusung tema “Berubah dan Berbuah” yang terinspirasi dari Yohanes 15:16, kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi Gereja Gepkin dalam memperkuat peran sosial dan pelayanan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Deni Lumbantoruan mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Rakernas Gepkin dari berbagai daerah di Indonesia. Ia menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat berjalan lancar dengan dilandasi semangat kebersamaan, persaudaraan, dan kasih Kristus.
“Kami mengapresiasi peran Gereja Gepkin dalam membina umat dan mendukung program pembangunan di Tapanuli Utara. Kontribusi ini sangat berarti dalam membentuk masyarakat yang religius dan harmonis,” ujar Deni.
Dukungan Gereja dalam Pembangunan Daerah:
Lebih lanjut, Deni menegaskan bahwa sebagai salah satu denominasi gereja di Tapanuli Utara, Gepkin telah menunjukkan eksistensi nyata melalui berbagai pelayanan sosial dan penyelesaian masalah masyarakat berdasarkan kasih Kristus. Ia berharap Gereja Gepkin terus membaharui komitmen pelayanan dan menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan.
“Gereja diharapkan tetap memegang teguh tugas utama yaitu bersaksi (marturia), bersekutu (koinonia), dan melayani (diakonia). Di tengah kompleksitas sosial saat ini, gereja harus hadir memperjuangkan keadilan, supremasi hukum, demokrasi, dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Deni.
Ia juga menambahkan bahwa gereja yang hidup bukan hanya terpaku pada aturan, melainkan harus menjadi perekat persatuan dalam kasih Kristus.
Pentahbisan Pelayan Baru dan Dukungan Pemerintah:
Rakernas Gepkin 2025 juga diisi dengan agenda pentahbisan sejumlah pejabat sinode meliputi gembala sidang baru, evangelis, pendeta pembantu, pendeta muda, dan pendeta. Deni berharap dengan pentahbisan ini, pelayanan gereja semakin meluas dan berdampak positif bagi jemaat serta masyarakat secara umum.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara turut memberikan dukungan dana sebesar Rp 50 juta melalui program “Siap Membangun” tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi terhadap peran Gereja Gepkin dalam pembangunan spiritual dan sosial di wilayah tersebut.
“Setelah kami dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara periode 2025-2030, kami berharap dukungan dari seluruh masyarakat, termasuk jemaat Gepkin, untuk bersama mewujudkan visi ‘Tapanuli Utara yang Maju, Berbudaya, dan Berkelanjutan.’ Kami juga memohon doa agar senantiasa diberi hikmat dalam memimpin daerah ini sesuai kehendak Tuhan Yesus Kristus,” tutup Deni Lumbantoruan.
Rakernas Gepkin 2025 di Tarutung menjadi momentum penting untuk mengevaluasi program yang telah berjalan sekaligus merumuskan langkah strategis ke depan dalam mewujudkan pelayanan gereja yang inklusif dan berkesinambungan.
Diterbitkan oleh Media Putra Bhayangkara
Oleh: Frish H. Silaban
