September 26, 2026

Warga Kebonduren Ponggok Geger, Pria Karyawan Swasta Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah

IMG-20260107-WA0029

BLITAR – Peristiwa tragis menggegerkan warga Dusun Kebonduren RT 003 RW 002, Desa Kebonduren, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Seorang pria bernama Sujarno (40), karyawan swasta, ditemukan meninggal dunia dengan kondisi gantung diri di dalam rumahnya.
Korban diketahui lahir pada 11 Juli 1985 dan beragama Islam. Peristiwa pertama kali diketahui oleh Maryam (65), ibu kandung korban. Saat masuk ke dalam rumah, saksi mendapati korban sudah tergantung menggunakan tali tampar yang diikatkan pada kayu blandar atap rumah.
Dalam kondisi panik, saksi kemudian keluar rumah dan meminta pertolongan kepada saudaranya, Sintia, sebelum akhirnya menghubungi perangkat desa dan pihak kepolisian.
Mendapat laporan tersebut, Polres Blitar Kota bersama anggota Polsek Ponggok dan Kanit Reskrim Polsek Ponggok segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal.
Hasil pemeriksaan sementara petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Dari kondisi medis, diketahui terdapat keluarnya kotoran dari dubur serta cairan mani dari alat kelamin korban, yang lazim ditemukan pada kasus gantung diri. Tali tampar yang digunakan korban diperkirakan sepanjang kurang lebih tiga meter.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya pernah melakukan percobaan bunuh diri dan diduga memiliki permasalahan rumah tangga dengan istrinya. Namun demikian, pihak kepolisian masih mendalami latar belakang peristiwa tersebut.
Atas kejadian ini, pihak keluarga menyatakan menerima musibah tersebut dan menolak dilakukan autopsi, dengan membuat surat pernyataan resmi.

Kapolsek Ponggok AKP Tri Muliarso, S.H. membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan bahwa kasus ini ditangani sesuai prosedur serta telah dilaporkan ke pimpinan.
Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.(Via)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *