September 27, 2026

Wamenpar RI Kunjungi Humbahas, Apresiasi Potensi Wisata dan Komitmen Pemkab Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan

Humbang Hasundutan, Jumat 11 Juli 2025

Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia Ni Luh Enik Ermawati melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara. Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata, khususnya di kawasan Danau Toba yang ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).

Kedatangan Wamenpar disambut langsung oleh Bupati Humbahas Dr. Oloan P. Nababan, SH, MH bersama Sekretaris Daerah Chiristison R. Marbun, para Asisten, anggota DPRD Humbahas Jamonang Nababan, para pimpinan OPD, Camat, serta tokoh masyarakat. Lokasi yang dikunjungi meliputi Kecamatan Paranginan dan Kecamatan Baktiraja, dengan destinasi wisata unggulan seperti Geosite Sipinsur, Istana Sisingamangaraja, Air Terjun Janji, Persawahan Terasering, dan Kampung Wisata Desa Tipang.

Dalam sambutannya, Bupati Humbahas mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan pariwisata di daerah.

> “Kabupaten Humbang Hasundutan memiliki kekayaan alam, budaya, dan kearifan lokal yang luar biasa. Kami berkomitmen membangun pariwisata berkelanjutan yang melibatkan masyarakat lokal dan menjaga nilai-nilai budaya,” ujar Bupati.

Bupati juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor serta pelestarian objek wisata seperti Geosite Sipinsur yang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan lokal maupun luar daerah. Menurutnya, kawasan Baktiraja memiliki nilai budaya yang tinggi dan keindahan alam yang potensial untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Wamenpar Ni Luh Enik Ermawati menyatakan kekagumannya terhadap potensi wisata alam dan budaya yang dimiliki Kabupaten Humbahas.

> “Ini adalah karunia Tuhan bagi daerah ini. Keindahan alam dan budayanya adalah aset yang sangat layak untuk dikembangkan menjadi destinasi unggulan, baik nasional maupun internasional,” ujar Wamenpar.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga keberlanjutan sektor pariwisata. Salah satu pesan khusus yang disampaikan Wamen adalah perlunya penyediaan papan informasi edukatif di lokasi-lokasi geosite yang tersebar di sekitar Danau Toba. Hal ini bertujuan memperkaya pengalaman wisatawan sekaligus meningkatkan pemahaman sejarah dan rute perjalanan yang aman.

Selama kunjungan, Wamen disambut hangat oleh masyarakat setempat dan turut menikmati sejumlah atraksi seni budaya, panorama wisata, dan kuliner lokal khas. Ia juga berdialog langsung dengan pelaku seni, UMKM, dan komunitas wisata setempat di dua kecamatan yang dikunjungi.

Keramahan warga Paranginan dan Baktiraja menurut Wamen menjadi nilai lebih bagi pengembangan destinasi wisata di Humbang Hasundutan. Kementerian Pariwisata akan terus mendorong kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan pariwisata yang inklusif, kreatif, dan berdaya saing global.

> Informasi ini disampaikan langsung oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Humbang Hasundutan kepada wartawan melalui akun resmi Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, pada Jumat, 11 Juli 2025.

Reporter: Frish. H. Silaban | Editor: Media Putra Bhayangkara (MPB)
Tanggal Publikasi: 11 Juli 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *