Walinagari Manggopoh, Zahmas Asri, Sebut Ada 15 Hektar Lahan Untuk Pembangunan Fasum
Kab.Agam, putra bhayangkara.id.
Dari tahun ke tahun Nagari Manggopoh terus berpacu dalam melodi. Gerak pembangunan infrastruktur baik jalan, jembatan dan pembangunan lainnya terus melaju kencang dan bahkan Nagari Manggopoh merupakan salah satu Nagari yang berprestasi di Kabupaten Agam, Propinsi Sumatera Barat.
Dan hebatnya lagi, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Propinsi Sumatera Barat, bakal maju pesat, ini, dikarenakan Pemerintahan Nagari Manggopoh telah siapkan 25 hektar lahan di lahan HGU 1 PT. Inang Sari di Jorong Padang Mardani untuk pembangunan fasilitas umum.
Dari 25 hektar luas lahan di HGU 1 PT. Inang Sari, jorong padang mardani tersebut, untuk 10 hektar dalam waktu dekat akan dimanfaatkan untuk pembangunan gedung SMA Negeri Agam Cedekia yang kini berkampus di Mokomuko PLTA Maninjau, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya.
Sedangkan seluas 15 hektar lahan juga akan digunakan untuk pembangunan fasilitas umum, diantaranya, untuk Perguruan Tinggi Siti Manggopoh 5 hektar, 5 hektar untuk pembangunan bangun pasar, dan 5 hektar lagi untuk pembangunan fasilitas lainnya.
Wali Nagari Manggopoh Zahmas Asri ketika ditemui Wartawan di ruang kerjanya, Balai Satu, Nagari Manggopoh, pada Senin 26/5/2025, mengatakan, bahwa dalam waktu tidak terlalu lama pembersihan lahan (Land Clearing) segera di lakukan. Dan setelah bersih, baru peletakan batu pertama untuk dimulainya pelaksanaan pembangunan. Keberhasilan pembangunan sarana dan prasarana ini tentunya juga mohon doa restu dukungan baik dukungan moril dan materil seluruh masyarakat ranah dan rantau.
Pemerintahan Nagari Manggopoh mau menyerahkan lahan tersebut, terang Wali Nagari Manggopoh Zahmas Asri demi membantu Kabupaten Agam, secara umum Sumatera Barat, demi menyiapkan generasi masa depan yang lebih baik dan cerdas. Dengan bekal ilmu pendidikan sudah barang tentu tercipta generasi emas.
Diungkapkan lagi oleh Walinagari, Zahmas Asri, di Simpang Gudang.Nagari Manggopoh, untuk saat ini sudah ada pasar, tapi pasar tersebut bukanlah pasar nagari, pasar nagari dahulunya berada di lahan Kantor Camat Lubuk Basung di Balai Satu Manggopoh.
Karena kebutuhan lahan untuk pembangunan kantor camat, diserahkanlah pasar yang hari pasarnya setiap sabtu itu kepada Pemda Agam untuk pembangunan kantor camat, sebab kantor Camat Lubuk Basung, sebelumnya berada di Padang Baru, yakni lokasi yang ditempati Rumah Dinas Wakil Bupati Agam, kini.
Sedang, untuk pembangunan perguruan tinggi bernama Universitas Siti Manggopoh, sudah lama direncanakan, tapi masih belum dapat dieksekusi, nah!, untuk saat ini sudah disepakati, merupakan perguruan tinggi swasta Yayasan Siti Manggopoh.
Dipindahkannya SMA Negeri Agam Cendikia, dibangunnya pasar, dan dibangunnya perguruan tinggi di Jorong Padang Mardani, bakal mengangkat perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Yang jelas, sekolah membutuhkan rumah kos kosan untuk siswa yang butuh pemondokan. Pada pokoknya, diyakini, bakal maju, apalagi, lokasi tersebut hanya berjarak sekitar dua kilo meter dari BLK Kabupaten Agam.
Dan tentunya, kita berharap, ujar Walinagari agar semua pihak dapat mendukung program besar ini demi untuk kemajuan masa depan anak kemenakan dan Nagari Manggopoh yang sama kita cintai. Kolaborasi masyarakat ranah dan rantau sangat diharapkan.Basamo mangko manjadi. ( Leo).
