Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-80 di Bokondini Berjalan Khidmat, Lancar, dan Penuh Kekeluargaan
Bokondini, MPB – Senja di langit Bokondini menjadi saksi khidmatnya pelaksanaan upacara penurunan bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Minggu (17/08/2025) sore. Bertempat di Lapangan Udara Bandara Bokondini, upacara dimulai tepat pukul 17.00 WIT dengan penuh khidmat dan rasa nasionalisme.
Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) yakni Kepala Distrik Bokondini, Bapak Kristopo Pagawak, yang dalam amanatnya menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh warga yang telah bersama-sama menjaga jalannya rangkaian upacara dari pagi hingga sore hari sehingga dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Petugas upacara dipercayakan kepada TNI Koramil 1716-01/Bokondini, sementara barisan peserta upacara diikuti oleh jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, tenaga pendidik, ASN, TNI-Polri, pelajar, serta masyarakat umum.
Hadir dalam kesempatan ini antara lain Kepala Distrik Bewani Bapak Yarinus Baminggen, Kepala Distrik Bokoneri Bapak Krismon Penggu, Kapolsek Bokondini Ipda Eko Haryanto, Danramil Bokondini Lettu Imam SRS, Kabandara Bokondini, Kepala SMPN Bokondini Bapak Samuel Rumakeik, Kepala Suku Bokondini Bapak Sim Jikwa, serta perwakilan organisasi perempuan Persit. Tak ketinggalan, para guru, tenaga medis, pegawai perhubungan udara, siswa-siswi SD, SMP, hingga SMA turut ambil bagian dalam momentum sakral ini.
Suasana semakin khidmat ketika sang saka merah putih perlahan diturunkan diiringi lagu kebangsaan, menandai berakhirnya seluruh rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Distrik Bokondini. Seluruh peserta upacara berdiri tegak dengan penuh hormat, mencerminkan semangat persatuan dan penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan.
Tepat pukul 17.30 WIT, rangkaian upacara penurunan bendera selesai dilaksanakan. Walau sederhana, semangat kebangsaan tetap terasa kuat menyelimuti seluruh peserta yang hadir, menjadi pengingat bahwa kemerdekaan adalah anugerah sekaligus amanah untuk dijaga bersama.
Dengan berakhirnya upacara penurunan bendera ini, maka seluruh rangkaian peringatan HUT RI ke-80 di Distrik Bokondini berjalan sukses, aman, dan penuh makna.
Ardi / Rian HUMAS
