Truk Terjun ke Laut di Dermaga Samabusa, Lanal Nabire Evakuasi Korban.
Nabire, Papua Tengah — Kecelakaan tragis terjadi di Dermaga Pelabuhan Samabusa, Kampung Samabusa, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Jumat (26/12/2025) malam. Sebuah truk Toyota Dyna terjun ke laut saat hendak parkir, mengakibatkan satu orang dewasa meninggal dunia dan seorang anak masih dalam pencarian.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 23.20 WIT. Berdasarkan keterangan saksi, truk yang dikemudikan Anton Bau Liku (40) mundur untuk parkir di area dermaga. Namun, pengemudi diduga terkejut akibat teriakan mendadak dari seseorang di sekitar lokasi, sehingga kehilangan kendali dan kendaraan jatuh ke laut bersama pengemudi dan seorang anak bernama Yanti Bau Liku (5).
Saksi mata menyebutkan, korban sempat muncul ke permukaan laut sambil menggendong anaknya dan berusaha menyelamatkan diri. Namun, diduga karena tidak memiliki kemampuan berenang yang memadai serta dalam kondisi panik dan kelelahan, korban tidak mampu bertahan lama dan kembali tenggelam.
Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Nabire bersama KP3 Polres Nabire dan petugas UPP/KPLP Pelabuhan Nabire segera bergerak ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pencarian.
Sekitar pukul 00.05 WIT, korban Anton Bau Liku berhasil ditemukan oleh personel Lanal Nabire, Pratu Rizal, di dasar laut pada kedalaman sekitar 7 hingga 10 meter. Korban dievakuasi menggunakan sekoci dan langsung diberikan pertolongan pertama sebelum dibawa ke darat.
Selanjutnya, korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Nabire menggunakan ambulans. Namun, pihak medis menyatakan korban meninggal dunia.
Komandan Lanal Nabire, Letkol Laut (P) Dwi Prasetyo, S.H., M.Tr.Opsla., menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan menegaskan komitmen TNI Angkatan Laut dalam tugas kemanusiaan.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Sejak menerima laporan, personel Lanal Nabire langsung bergerak cepat melaksanakan evakuasi dan pencarian bersama unsur terkait. Operasi ini merupakan tugas kemanusiaan yang menjadi prioritas kami,” ujar Danlanal Nabire.
Ia menambahkan, pencarian terhadap korban anak akan terus dilanjutkan secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan personel. Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Lanal Nabire, Basarnas Kabupaten Nabire, KP3 Polres Nabire, Polairud Polres Nabire, serta UPP Kelas II Nabire hingga dini hari masih melakukan penyisiran di sekitar dermaga.
Operasi pencarian rencananya dilanjutkan pada Sabtu (27/12/2025) pagi dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan petugas.
Insiden ini menjadi perhatian serius bagi seluruh pemangku kepentingan pelabuhan. Aparat keamanan dan otoritas pelabuhan mengimbau agar aktivitas kendaraan di area dermaga, khususnya pada malam hari, dilakukan dengan pengawasan ketat, penerangan yang memadai, serta dilengkapi sarana keselamatan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
MPB ABIRAYANTI
