TP PKK Sumut Pantau UP2K di Lumban Pea Timur, Dorong Pendapatan Warga Desa Naik Signifikan
Balige, Kamis 21 Agustus 2025
Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara memantau pelaksanaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di Desa Lumban Pea Timur, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba. Program ini bertujuan tidak sekadar menjadi lomba antar-desa, tetapi mendorong masyarakat untuk meningkatkan pendapatan keluarga secara nyata.
Kegiatan yang berlangsung Kamis ini dihadiri Staf Ahli I TP PKK Sumut, Ny. Hj. Titiek Sugiarti Surya, Ketua TP PKK Kabupaten Toba Ny. Astita Effendi SP. Napitupulu, perangkat daerah, Camat Balige, kepala desa se-Kecamatan Balige, dan tokoh masyarakat setempat.
Fokus Kegiatan: Dampak Nyata UP2K
Program UP2K menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi keluarga, termasuk keterampilan produksi, pengelolaan usaha mikro, dan pemanfaatan sumber daya lokal. Kepala Desa Lumban Pea Timur, Faber Tambunan, menyebut bahwa sejak program PKK Kabupaten Toba aktif membimbing warganya, sekitar 60 keluarga berhasil meningkatkan pendapatan rata-rata Rp750 ribu hingga Rp1 juta per bulan dari usaha kerajinan tangan dan pertanian skala kecil.
“Kehadiran PKK Provinsi Sumatera Utara memberi kami motivasi dan arahan teknis. Kami berharap pendapatan masyarakat terus meningkat, dan desa ini bisa menjadi contoh bagi desa lain,” kata Faber.
Pendekatan PKK: Bimbingan dan Strategi Berkelanjutan
Staf Ahli I PKK Sumut, Ny. Hj. Titiek Sugiarti Surya, menekankan bahwa pemantauan bukan sekadar lomba antar-desa. “Kami ingin masyarakat tidak hanya ikut lomba, tapi juga benar-benar merasakan manfaat ekonomi dan sosial. Setiap desa memiliki potensi berbeda, sehingga strategi bimbingan disesuaikan dengan kebutuhan lokal,” ujarnya.
Program ini juga mendapat dukungan pemerintah daerah. Sekretaris Daerah Toba, Augus Sitorus, mewakili Bupati menyatakan, “Dengan terlaksananya program pokok PKK, sebagian dari tugas pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tercapai. Program ini sejalan dengan visi Toba Mantab 2029: maju daerahnya, sejahtera masyarakatnya, dan pembangunan berkelanjutan.”
Tantangan Lapangan
Meski ada kemajuan, beberapa warga menghadapi kendala, seperti akses modal terbatas dan kurangnya pelatihan lanjutan. PKK Kabupaten Toba merespons dengan membuka pelatihan lanjutan dan pendampingan rutin, agar warga bisa mengelola usaha dengan lebih profesional.
Dengan pendekatan ini, Desa Lumban Pea Timur berpotensi menjadi model desa yang memberdayakan ekonomi keluarga secara efektif, sekaligus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Toba.
Diterbitkan Media Putra Bhayangkara
Jonaer Silaban. S. Pd
