September 25, 2026

Tokoh Nasional dan Budayawan Berkumpul di Bumi Bung Karno, Gaungkan “Jagat Budaya Nusantara” Menuju Indonesia Emas 2045

file_00000000ce6c72088e15edefa5925827_1

Blitar – Putra Bhayangkara || Atmosfer budaya dan semangat kebangsaan terasa begitu kuat di Bumi Bung Karno, Jumat 22 Mei 2026. Sejumlah tokoh nasional, budayawan, hingga insan media berkumpul di kediaman mantan Wakil Presiden RI, Boediono, dalam sebuah pertemuan penuh gagasan besar untuk masa depan budaya Nusantara.
Pertemuan penting tersebut dihadiri oleh maestro drummer pemecah rekor dunia Kunto Hartono, budayawan Gus Sam Fajar, serta Pimpinan Umum Media Group Putra Bhayangkara dan Detektif Radar Energi, yang bersama-sama membahas rencana besar pelaksanaan “Gelar Jagat Budaya Nusantara” di tanah kelahiran Proklamator Bangsa, Soekarno.
Pertemuan tersebut menjadi simbol bersatunya kekuatan budaya, media, dan semangat nasionalisme untuk membangun peradaban Indonesia yang berakar pada budaya luhur Nusantara.
Kunto Hartono, Sang Legenda Drum Dunia.


Nama Kunto Hartono bukanlah sosok biasa. Ia tercatat sebagai satu-satunya drummer Indonesia yang berhasil dua kali meraih penghargaan dunia dari Guinness World Records sebagai drummer dengan stamina terkuat dan permainan terlama di dunia.
Prestasi luar biasa itu menempatkan Kunto Hartono sebagai orang Indonesia kedua yang memperoleh penghargaan Guinness World Records setelah legenda bulu tangkis Rudy Hartono, sang peraih delapan gelar All England.
Selama perjalanan kariernya, Kunto Hartono telah lima kali memecahkan rekor dunia “The Longest Marathon Drumming Guinness World Records”, di antaranya:
Jakarta tahun 2004 selama 74 jam non-stop.
Surabaya tahun 2010 dengan target 135 jam, meski sempat terhenti akibat listrik padam.
Kota Malang tahun 2012 selama 122 jam 25 menit.
Palembang tahun 2016-2017 selama 145 jam non-stop dengan mata tertutup kain.
Portugal tahun 2017 bersama lima drummer pemegang rekor dunia dari lima negara berbeda.
Aksi spektakulernya bahkan menyedot ratusan ribu hingga jutaan penonton, baik secara langsung maupun melalui siaran televisi nasional dan internasional.
Siapkan Rekor Dunia Baru dan Aksi Kemanusiaan untuk Palestina
Dalam pertemuan tersebut, Kunto Hartono juga menyampaikan visi besar menuju pemecahan rekor dunia terbaru yang dirancang menjadi konser musik terlama dan terbesar sepanjang sejarah, yakni pertunjukan drum non-stop selama 8 hari 8 malam.
Agenda besar tersebut tidak hanya bertujuan memecahkan rekor dunia, tetapi juga membawa misi kemanusiaan, persatuan Indonesia, kampanye perdamaian dunia, serta penggalangan donasi untuk anak-anak korban perang di Palestina dan korban bencana alam di Indonesia.
Rencana monumental bertajuk:

“The Longest Drumming Marathon Lasted 177 Hours By An Individual”  : 25 Desember 2026 – 2 Januari 2027  bertema “Jagad Wilwatikta Mendunia, Jenggirat Tangi Indonesiaku” dengan menggaungkan Tagar #Drum4Palestine & #Drun4Humanity.
Jagat Budaya Nusantara Akan Digelar di Bumi Bung Karno
Sementara itu, Pimpinan Umum Media Group Putra Bhayangkara dan Detektif Radar Energi menegaskan bahwa “Gelar Jagat Budaya Nusantara” bukan sekadar pertunjukan budaya biasa, melainkan gerakan kebangsaan untuk mengangkat marwah budaya Indonesia di mata dunia.
Kegiatan tersebut dirancang menjadi momentum pemersatu lintas budaya, lintas generasi, dan lintas elemen bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Bumi Bung Karno harus kembali menjadi pusat lahirnya semangat persatuan, budaya, dan kebangkitan bangsa. Dari Blitar, kita ingin mengirim pesan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki kekuatan budaya yang luar biasa,” ungkap salah satu peserta pertemuan.
Pertemuan para tokoh di kediaman mantan Wakil Presiden RI itu pun menjadi sinyal kuat bahwa geliat kebudayaan Nusantara akan kembali menggema dari tanah Blitar, membawa semangat nasionalisme, perdamaian dunia, dan kejayaan budaya Indonesia menuju panggung internasional. (Red. Priyono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *