September 8, 2026

Tekan Inflasi dan Jaga Harga Pangan, Bupati Taput Buka Gerakan Pangan Murah di Pasar Tarutung

IMG-20260902-WA0015

 

TAPANULI UTARA — Rabu 02 September 2026. Putrabhayangkara.id

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) sekaligus memantau ketersediaan dan harga bahan pangan pokok di Pasar Tarutung, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., didampingi Komandan Kodim 0210/TU Letkol Arm. Kiky Hardian, S.Sos., Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, M.Si., serta sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Gerakan Pangan Murah dilaksanakan sebagai salah satu langkah pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga bahan pangan pokok, mengendalikan tekanan inflasi, sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Tapanuli Utara bersinergi dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sibolga dan Perum Bulog Cabang Pematang Siantar.

Bupati Jonius mengatakan pemerintah secara berkala melakukan pemantauan terhadap pergerakan harga sejumlah komoditas pangan pokok. Pemantauan tersebut penting untuk mengantisipasi kenaikan harga yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat.

«“Pemerintah secara berkala memantau pergerakan harga komoditas pokok agar tidak melonjak melebihi daerah lain. Melalui operasi pasar murah ini, kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga di bawah pasar, sehingga selisih harganya dapat secara langsung membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga,” ujar Bupati.»

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tapanuli Utara, SEY Pasaribu, dalam laporannya menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah tersebut berlangsung selama dua hari, yakni 2 hingga 3 September 2026.

Pelaksanaan kegiatan mengacu pada Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara Nomor 500.1.2.1/7083 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Serentak di Seluruh Provinsi Sumatera Utara.

Adapun sejumlah bahan pangan pokok yang disediakan dalam kegiatan tersebut antara lain:

– Beras: 8 ton, dengan harga Rp58.000 per kemasan 5 kilogram.
– Minyak goreng: 4.000 liter, dengan harga Rp15.000 per liter.
– Gula pasir: 500 kilogram, dengan harga Rp17.800 per kilogram.
– Tepung terigu: 200 kilogram, dengan harga Rp13.000 per kilogram.
– Telur ayam: 6.000 butir, dengan harga Rp51.000 per papan.

Pemkab Tapanuli Utara memastikan stok komoditas yang disediakan untuk Gerakan Pangan Murah dalam kondisi aman dan mencukupi selama pelaksanaan kegiatan.

Untuk menjaga keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat, apabila komoditas yang tersedia pada hari pertama habis terjual, pemerintah akan menyalurkan pasokan tambahan pada hari berikutnya.

Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat tetap memperoleh akses terhadap bahan pangan pokok dengan harga terjangkau selama pelaksanaan Gerakan Pangan Murah.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Tapanuli Utara berharap stabilitas pasokan dan harga pangan tetap terjaga, sementara masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga dengan beban pengeluaran yang lebih ringan.

Frish. H. Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *