September 27, 2026

Taput Bersiap Sambut Tim UNESCO: Pemkab Matangkan Strategi Revalidasi Toba Caldera Geopark

Tapanuli Utara | Rabu 16 Juli 2025

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus menunjukkan komitmen serius dalam mendukung pelestarian kawasan Danau Toba sebagai warisan dunia. Hal ini terlihat dalam rapat persiapan penyambutan Tim Revalidasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark (TCUGGp) yang digelar pada Rabu, 16 Juli 2025, bertempat di Ruang Kerja Wakil Bupati Taput.

Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Lumbantoruan, M.Eng, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki peran penting dalam mendukung kelestarian dan pengelolaan kawasan geopark.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya kesiapan lintas sektor untuk menyukseskan proses revalidasi yang akan dilakukan langsung oleh tim dari UNESCO. “Kita ingin memberikan kesan terbaik, tidak hanya dari sisi keindahan alam, tetapi juga dari segi pengelolaan, pelibatan masyarakat, dan komitmen pemerintah daerah terhadap pelestarian lingkungan,” ujar Dr. Deni Lumbantoruan.

Hutaginjang dan Pulau Sibandang Jadi Titik Fokus

Kabupaten Tapanuli Utara merupakan bagian penting dari Kawasan Kaldera Toba yang telah ditetapkan sebagai Geopark Global oleh UNESCO sejak 2020. Di wilayah ini, dua kawasan yang menjadi fokus utama kunjungan tim revalidasi adalah Hutaginjang dan Pulau Sibandang, yang keduanya berada di Kecamatan Muara.

Hutaginjang dikenal sebagai salah satu titik pandang terbaik untuk menikmati panorama Kaldera Toba dari ketinggian, sementara Pulau Sibandang menyimpan kekayaan budaya Batak yang otentik serta potensi ekowisata yang besar.

“Selain memperkuat infrastruktur, kita juga sedang mengatur penataan kawasan, kebersihan, papan informasi geopark, dan menyiapkan SDM lokal untuk menyambut kunjungan ini,” jelas salah satu pejabat Dinas Pariwisata yang turut hadir dalam rapat.

Geopark Sebagai Aset Strategis dan Motor Ekonomi Berkelanjutan

Lebih dari sekadar status prestisius, keberadaan Geopark Toba Caldera memberikan nilai strategis dan peluang besar bagi daerah. Pemerintah Kabupaten Taput melihat hal ini sebagai pintu masuk untuk:

Meningkatkan sektor pariwisata berkelas dunia

Menciptakan lapangan kerja lokal

Mendorong tumbuhnya UMKM berbasis budaya dan kerajinan

Mengakses program pembangunan berkelanjutan dari pemerintah pusat dan mitra internasional

Melalui status geopark global ini, Taput dapat menjadi contoh daerah yang mampu mengelola potensi alam secara lestari, tanpa mengorbankan nilai-nilai budaya dan keseimbangan lingkungan.

Ajakan Partisipasi Publik: Jaga Geopark, Jaga Warisan Anak Cucu

Pemerintah juga menyerukan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kawasan geopark. “Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama yang berada di sekitar kawasan geopark, untuk menjaga kebersihan, kelestarian lingkungan, dan menyambut tamu dengan keramahan khas Batak. Ini bukan hanya soal status internasional, tapi tentang masa depan kampung halaman kita,” ungkap Dr. Deni.

Sebagaimana diketahui, proses revalidasi UNESCO dilakukan setiap empat tahun sekali. Jika gagal dalam proses ini, status geopark bisa saja dicabut. Oleh karena itu, koordinasi, persiapan teknis, serta peran aktif masyarakat menjadi kunci utama untuk mempertahankan predikat bergengsi ini.

Menatap Ke Depan: Dari Revalidasi Menuju Revolusi Wisata Berkelanjutan

Rapat ini bukan hanya bentuk kesiapan menyambut tim revalidasi, tetapi juga sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Taput tengah menempatkan geopark sebagai bagian integral dari visi pembangunan jangka panjang berbasis lingkungan dan budaya.

Langkah ini menjadi penting untuk mempercepat transformasi ekonomi Taput dari daerah agraris menuju daerah wisata berbasis alam dan budaya, dengan tetap menjaga kelestarian ekosistem Danau Toba sebagai warisan dunia.

Reporter: Frish. H. Silaban
Editor: Tim Redaksi Media Putra Bhayangkara
Tanggal Tayang: 16 Juli 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *